Showing posts with label motivasi. Show all posts
Showing posts with label motivasi. Show all posts

Bisnis Makanan Cireng Salju Yang Beromzet Ratusan Juta

Cireng adalah camilan atau makanan yang bersih dan higienis, itulah konsep camilan khas Jawa Barat ini. Setiap hari lebih dari satu setengah ton tepung tapioka bersama sejumlah rempah-rempah lainnya diolah menjadi cireng. Tanpa bahan pengawet dan tanpa penyedap rasa. Resep ini didapat dari sejumlah percobaan demi demi menghasilkan cireng yang lembut meski didiamkan cukup lama.

Image : cirengsalju.com

Proses pembuatan pun dilakukan secara sistematis mulai dari pengolahan, pengadukan, pengeringan hingga pendinginan. Semua kegiatan produksi berlangsung di Serpong Tangerang Jawa Barat. Empat tahun berjalan, usaha tersebut mampu memproduksi 2.500 hingga 3.000 bungkus per hari. Di dalam satu bungkus ada 20 cireng dan dijual seharga Rp. 18.000.

Dikemas bersama sambal rujak atau kacang, cireng mampu tahan empat hari dalam suhu normal, dua minggu di lemari pendingin, hingga satu bulan jika disimpan di freezer. Bisnis Cireng Salju dimulai sejak tahun 2011 oleh tiga orang sahabat. Mereka adalah Muhammad Catur Gunadi, Najib Wahab Mauludin dan Dhimas Ari Tedjo.

Masing-masing memiliki peran tersendiri. Ada yang bertanggung jawab mengawasi produksi, pemasaran, hingga usaha secara keseluruhan. Mereka bertiga juga masih bekerja di salah satu perusahaan nasional terbesar di Indonesia. Usaha mereka ini memang sebuah aplikasi dari tempat mereka bekerja saat ini.

Tiga sahabat ini juga mampu mengontrol sistem dan kontrol dengan baik. Adapun komunikasinya, biasanya mereka menggunakan media sosial grup sehingga usaha mereka ini tetap berjalan dengan baik. Usaha yang bermodal awal dibawah Rp. 100.000 ini kini memiliki 25 tenaga kerja. Mereka juga melibatkan lebih dari 30 distributor di seluruh Indonesia untuk membantu penjualan.

Anda tahu berapa onzetnya? Ternyata omzetnya tidak main-main, Rp. 400 juta setiap bulannya. Salah satu konsumen kudapan ini adalah artis cantik bernama Celine Evangeline. Menurutnya artis tersebut, Cireng Salju memiliki rasa yang gurih dan tidak terlalu berminyak. Karena menurut Celine kebanyakan cireng-cireng lainnya menyerap minyak namun Cireng Salju tidak.

Walaupun sempat mengalami kendala pada sumber daya manusia dan kekurangan bahan baku saat musim penghujan tiba, UKM ini tetap berjalan bahkan terus berkembang hingga kini. Sungguh suatu usaha kreatif yang memotivasi kita bukan?


Sumber : Net Tv

Kisah Kesuksesan Haji Haryanto Sang Pemilik PO Haryanto

Haryanto merupakan figur perantau yang sukses mengembangkan bisnis transportasi dengan didasari nilai-nilai Islam. Ia merintis usaha dari nol hingga akhinrya menjadi salah satu pengusaha Bis kenamaan di kota Kudus Jawa Tengah. Haji Haryanto, ialah pemilik perusahaan Autobis Haryanto di Kota Kudus. Haryanto yang biasa dipanggil Pak Haji kini memiliki sekitar 80 Bis Malam dan Pariwisata.

Image : imgrum.org

Mengawali perantauan di Ibukota, Haryanto masuk anggota TNI Angkatan Darat. Disela kesibukannya sebagai anggota TNI, ia membeli angkutan kota dan dikemudikannya sendiri. Lama-lama armadanya kian bertambah. Karena khawatir mengganggu tugas di kesatuannya, Haryanto memilih pensiun dini dari anggota TNI dengan pangkat terakhir Kopral Kepala.

Dari sinilah bisnis berkembang dan PO Haryanto berdiri kokoh hingga sekarang. Garasi PO Haryanto berada di Ngembal Kudus. Sosok Haryanto adalah orang yang sangat sederhana namun bersahaja. Dalam mengembangkan bisnis bis, Haryanto berpegang teguh pada nilai-nilai Islam. Di dalam garasi yang cukup besar berdiri sebuah Masjid.

Di setiap armada selalu tertulis shalawat Rasul. Sebagai doa dan permohonan keselamatan bagi junjungan Nabi Besar Muhammad SAW. Ia sangat mewajibkan karyawannya sholat dan tidak henti-hentinya mengingatkan. Sepanjang hari garasi selalu ramai dengan kegiatan perawatan armada. Namun ketika azan zhuhur tiba, nyaris tak ada kegiatan sedikitpun. Kemanakah mereka? Tentu saja bersiap sholat berjamaah.

Usai sholat, Haryanto yang tadinya sederhana, ramah atau mitra kerja bagi karyawan kini menjadi sosok ayah dan guru yang bersahaja. Ia pompa mental spiritual para karyawan melalui ceramah rutin untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Tak lupa ia selalu mendoakan karyawan dan penumpang PO Haryanto agar diberikan keselamatan dan barokah dari Allah SWT.

Hampir semua karyawan mulai dari tukang cuci, montir hingga pengemudi menilai Pak Haji adalah seorang panutan yang baik. Tak hanya kesejahteraan karyawan yang selalu diutamakan, namun juga ibadah. Itulah yang membuat mereka kerasan. Sejak pulang dari tanah suci, ia berjanji akan memberangkatkan para karyawannya beribadah haji. Dari tahun ke tahun satu per satu karyawannya menjadi tamu Allah SWT.

Dan saat ini 19 karyawan Haryanto telah didaftarkan naik haji. Buah dari kesabaran, doa dan pelayanan prima dari kru, PO Haryanto telah menjadi salah satu primadona para perantau ibukota. Hampir semua trayek bis selalu penuh, bahkan kekurangan armada. Saat jelang keberangkatan akhir pekan, petugas penjual tiket tak perlu berebutan mencari penumpang di terminal. Mereka cukup mengabsen calon penumpang karena tiket sudah habis terjual siang hari.


Sumber : TVRI Nasional 


Agar Anda Bisa Terhindar Dari Nyiryiran Orang, Lebih Baik 5 Hal Ini Jangan Sampai Anda Lakukan

Melakukan interaksi dengan orang lain seperti ngobrol dan lain-lain, pasti memerlukan beberapa bahan agar obrolan terasa lebih menarik untuk tiap individu. Dimulai dari olahraga kesukaan, berita terbaru, tren yang sedang hangat ataupun politik. Akan tetapi, kadangkala di dalam berbagai kondisi, obrolan berubah jadi ajang untuk ngobrol tetang seseorang yang terkait dengan kita, baik itu tentang teman ataupun keluarga sekalipun. Sebetulnya terdapat beberapa persoalan yang secara sadar atau tidak sadar sudah cukup sering anda lakukan di lingkungan sosial anda yang mengakibatkan beberapa orang merasa ‘’gatal’’ untuk memperbincangkannya. Yaaa, biarpun itu tidak etis yang menjadikan seseorang sebagai bahan obrolan, inilah beberapa hal yang semestinya anda tidak lakukan ataupun bahkan hindari supaya anda bisa terhindar dari nyiryiran orang banyak.

Image by : pixabay.com

1. Jagalah Kebersihan dan Kerapihanmu! Anda Sudah Dewasa, Jadi Anda Jangan Sampai Menjadi Gunjingan Karena Penampilan Yang Seenaknya.

Menjaga kerapihan dan kebersihan badan anda merupakan hal yang sangatlah penting, sebab 2 hal berikut ini adalah hal yang dinikmati oleh banyak orang di sekitar anda. Oleh karena itu, penampilan anda harus ‘sesuai’ dengan tempatnya, misalkan dengan seketika berada di kampus jangan sekali-kali anda memakai sendal jepit ataupun celana pendek dan jagalah juga tingkat keharuman badan anda supaya orang tidak mencibir anda sebagai orang yang tidak bisa mengurus diri sendiri. Beberapa orang ada yang tidak menyadari ataupun bersikap acuh dengan penampilan dirinya, padahal ini begitu penting mengingat penilaian orang lain pada diri anda. Mulai dari sekarang jagalah penampilan anda supaya senantiasa enak dinikmati oleh orang banyak.

Baca Juga :
Sikap Egois Itu Tidak Selamanya Buruk. Kadang Anda Harus Jadi Orang Yang Menang Sendiri, Asalkan... 
Apakah Anda Bahwa Tekanan Itu Adalah Motivasi Paling Ampuh? 

2. Sok-Sok’an dan Pamer Merupakan Dua Sifat Yang ‘Paling Dibenci’ Tuhan dan Manusia.

Banyak dari kita yang tidak suka pada orang-orang yang sombong sebab kita mengasumsikan mereka sebagai orang yang arogan dan kadang-kadang sebagai orang yang mau ‘’diperhatikan’’. Kita mungkin melihat orang yang bertingkah sombong sebagai orang yang bahagia sebab mungkin mereka memiliki beberapa pencapaian yang belum kita miliki, namun kadangkala di dalam diri seseorang tersebut sangat berbeda jauh dengan panampilan luarnya. Ada yang memiliki pendapat bahwa orang bisa sombong, sebab orang tadi mau diperhatikan oleh lingkungan sekitarnya. Namun, mengesampingkan pendapat tadi, sombong bisa dikatakan sebagai suatu sifat yang tidak baik kalau diperlihatkan secara berlebih atau bahkan terhadap hal-hal yang tak pantas untuk dipertontonkan. Sebetulnya, tanpa harus berlaku sombong pun, orang-orang di sekitar anda masih bisa tahu hal-hal yang anda punyai atau telah anda capai dibandingkan dengan orang lain. Jadi, kurangilah somongnya, supaya anda tidak dicap sebagai orang yang ingin ‘’diperhatikan’’ secara lebih.

3. Berhematlah Mumpung Masih Bisa, Tapi Jangan Menjadi Orang Yang Pelit!

Beberapa orang yang mempunyai sifat yang pelit adalah orang yang merasa tidak nyaman saat harus mengeluarkan sebagian uangnya karena mereka ‘merasa’ takut kalau uangnya tersebut tidak akan cukup untuk beberapa hari kemudian. Alih-alih anda berhemat, yang ada justru orang akan menganggap diri anda sebagai orang yang eois sebab ‘terlalu’ hemat alias pelit. Pada intinya, pelit ‘boleh saja’ anda lakukan terhadap hal-hal yang menurut anda tak begitu penting, seperti beli sepatu yang baru selagi sepatu anda yanglama masih bisa dipakai. Namun, jangan sampai anda menerapkan saat berada di dalam lingkungan sosial, sebab imbasnya anda akan dicap sebagai orang yang tidak mau berbagai pada sesama.

4. Anda Tidak Mau Menerima Kritik dan Saran Dari Orang Lain? Trus Apa Anda Sudah Lupa Jika Anda Ini Makhluk Sosial

Orang yang bersifat  seperti ini juga mudah sekali jadi bahan pembicaraan banyak orang. Sifat seperti ini layaknya ‘penyakit komplikasi’ yang terdiri dari sifat-sifat yang buruk seperti egois, angkuh, serta selalu ingin menang sendiri yang menyatu menjadi sifat tidak ingin mendengar pendapat orang lain. Ada kalanya juga anda harus ikut mendengarkan kritik dan saran dari orang lain di sekitar anda, biarpun kritikan tersebut terdengar pedas dan panas di telinga anda, mungkin dengan kritik dan saran tersebut anda bisa jadi pribadi yang lebih baik dibandingkan sebelumnya. Dengan begitu, secara tidak langsung juga anda belajar untuk menghargai orang lain dengan mendengarkan apa yang telah tersirat di dalam benaknya. Hargailah pendapat orang, kritik dan sarannya kalau anda juga ingin dihargai.

5. Bagitu Juga Sebaliknya, Anda Juga Jangan Suka Membicarakan Keburukan-Keburukan Orang Lain Serta Menebarkan Kebencian Kepadanya

Hal paling akhir supaya anda tidak diperbincangkan oleh banyak orang adalah anda tidak boleh membicarakan tentang orang lain terutapa tentang keburukannya. Ibarat sebuah karma, orang yang hobinya membahas keburukan orang lain akan berakhir dengan dirinya juga akan jadi bahan pembicaraan banyak orang. Ingatlah, tak oda satu orangpun yang dilahirkan sempurna, tiap orang memiliki kelebihan dan juga kekurangan masing-masing. Kalau anda suka memperbincangkan tentang kekurangan orang lain, maka tidak menutup kemungkinan juga ada orang yang lain yang suka untuk memperbincangkan tentang kekurangan anda. Jadi, itu merupakan beberapa hal yang sebaiknya mulai anda hindari supaya diri anda tidak jadi bahan obrolan banyak orang. Tentunya, hal-hal ini tidak mencakup keseluruhan kriteria supaya anda tidka diperbincangkan orang banyak, namun setidaknya anda sudah tahu beberapa hal supaya anda tidka menjadi bahan nyirnyiran ornag-orang juga.

Sikap Egois Itu Tidak Selamanya Buruk. Kadang Anda Harus Jadi Orang Yang Menang Sendiri, Asalkan...

Manusia itu merupakan makhluk sosial. Oleh karena itu, manusia itu harus bisa berinteraksi dengan orang lain. Tidak tertutup kemungkinan akan terjalin hubungan yang akrab yang dinamakan dengan persahabatan. Dimana segala sesuatunya termasuk ego haruslah diturunkan. Lebih mendahulukan kepentingannya dibandingkan kepentingan dari diri sendiri. Berusalah selalu untuk bersikap peduli atas apapun yang terjadi pada dirinya. Memberikan bantuan kepadanya tanpa mengharap pamrih dan senantiasa menunjukkan senyum walaupuh hati sedang galau.

 Image by : pixabay.com

‘’Bukan Sebuah Keterpaksaan, Hanya Saja Itu Semua Dilakukan Demi Untuk Menghargai Sebuah Hubungan Yang Akrab Tersebut’’.

Itu memang benar adanya. Sebuah tali persahabatan memang seharusnya saling mengalah satu salam lain. Tidak boleh sama-sama meninggikan ego pada saat ego yang lain juga sedang meninggi. Tak mampu mempertahankan keinginan pada saat keinginan yang lainnya  juga sendang mengakar sama kuatnya. Harus ada yang mau mengalah. Ini bukan untuk kepentingan secara pribadi, hanya saja ini untuk menjaga keberlangsungan hubungan tersebut supaya bisa bertahan lebih lama lagi.

Baca Juga :
Apakah Anda Bahwa Tekanan Itu Adalah Motivasi Paling Ampuh?
3 Cara Yang Biasa Dilakukan Orang-Orang Sukses Dalam Memanfaatkan Waktunya Selama 24 Jam 

‘’Sulit? Ya, ini jelas sulit. Sebab pada dasarnya manusia itu memang mempunyai  sifat yang egois. Tidak mau mengalah apalagi dikalahkan’’.

Bersikap loyal pada sahabat memang diperlukan. Hal tersebut diperlukan untuk membuktikan bahwa memang anda memang benar-benar sayang padanya. Menginginkannya dalam kurang waktu yang relatif lama. Membuktikan bahwa anda akan senantiasan membutuhkannya. Tak hanya disaat – saat tertentu saja. Sebab perlu bukti yang tulus dan kesetiaan di dalam menjalani hubungan akrab tersebut.  Akan tetapi bukan berarti anda selalu menuruti segala sesuatu yang mereka mau.

Tidak seluruh yang mereka inginkan itu layak untuk and turuti. Mungkin suatu saat akan timbul kelelahan saat anda menuruti apapun yang jadi keinginannya. Mengalah untuk kepentingannya dan menurunkan ego cuma untuk menghardagai dirinya. Pada saat itulah sifat egois pada diri anda akan keluar. Anda juga harus mempunyai keinginan yang sama berharganya dengan mereka. Maka disitu mereka akan merasa bahwa keinginan anda itu ternyata jauh lebih berharga dibandingkan keinginan mereka.

Anda yang memiliki pendapat yang sama kuatnya dengan mereka akan merasakan bahwa anda pun berhak untuk ikut mempertahankan pendapat anda. Mengambil keputusan dan melaksanakannya haruslah mempermasalahkan pendapat mereka.  Maka anggapkan anda sendang egosi pada saat itu. Karena memang anda sedang berusaha kuat untuk mempertahankan yang yang mmang semestinya anda pertahankan.

‘’Bolehlah Mereka Memberi Anda Saran dan Masukan, Atau Mungkin Mendebat Pendapat Anda, Namun Anda Tetap Pada Pendirian Anda. Ini Bukan Keras Kepala, Hanya Saja Anda Memang Sedang Berusaha Keras Untuk Menjadi Diri Sendiri’’.

Anda yang sedang keluar dari zona nyaman atas hubungan yang telah terjalin akrab dengan mereka. Ini bukan mengalah, hanya saja karena ini menghargai hubungan tersebut, lalu anda mengabaikan apa yang memang seharusnya anda perjuangkan dan perhatahankan. Kadangkala anda pun perlu untuk mengeluarkan sifat-sifat buruk anda untuk digunakan menghadapi persoalan-persoalan yang sulit seperti ini. Salah satunya adalah dengan cara sifat egois seperti tadi.

Bersikap egois bukan berarti anda terus-menerus mementingkan diri sendiri, hanya saja itu merupakan cara anda untuk bisa mempertahankan apa yang memang semestinya anda miliki atau sesuatu hal yang memang harus anda lakukan. Sifat egois itu ada kaitannya dengan logika berfikir. Tidak berarti tidak mengikutsertakan hati nurani disaat sedang mengambil keputusannya. Hanya saja ini perlu dikelola dan dikendalikan secara apik sehingga sifat egois yang muncul dari dalam diri anda bukan sifat yang sangat buruk sekali.

Egois sesekali juga tidak masalah, sebab anda pun sebenarnya juga mempunyai kepentingan dan pendapat yang memang harus dipertahankan. Disamping itu juga supaya anda lebih peduli terhadap diri sendiri. Tidak melulu soal mereka yang  selalu anda pikirkan. Anda pun juga memiliki kehidupan sendiri yang harus anda perhatikan. Bagaimana bisa anda akan bersikap peduli kepada mereka sedangkan dengan diri anda sendiri saja anda malah bersikap acuh tak acuh?

Namun sahabat sekalian, ini bukan berarti anda harus bersikap egois secara terus menerus ya. Ini juga bukan sikap yang baik. Boleh sesekali sifat buruk itu muncul, namun jangan terlalu berlebihan apalagi sampai keseringan. Sebab efek sampingnya akan langsung berdampak pada hubungan akrab anda yang sendang anda jalani dengan mereka.

Apakah Anda Bahwa Tekanan Itu Adalah Motivasi Paling Ampuh?

Semua orang pasti punya motivasi. Namun apakah semua motivasi tersebut bisa digapai? Kenapa demikian? Seorang penulis dari Hipwee.com pernah berbagi pengalamannya. Dia bercerita bahwa dirinya jadi seorang marketer ‘MLM’. Profesi ini sangat erat sekali kaitannya dengan yang namanya motivasi. Karena kami mengikuti beberapa seminar rutin dari para leader yang sudah sukses loh. Disamping menjadi pelaku utama, penulis tersebut juga jadi pengamat situasi.

Image by : pixabay.com


Menurutnya pengalaman ikut dalam seminar ‘MLM’ itu cukup luar biasa mengcengangkan. Peserta yang berasal dari kalangan paling bawah, kalangan menengah sampai kalangan paling atas benar-benar sudah terbawa oleh arus motivasi yang dikobarkan oleh pembicara. Impian-impian yang mewah dan istimewa ditawarkan untuk membakar gelora semangat para peserta saat itu. Namun layaknya profesi lainnya, jadi seorang marketer itu tidaklah semudah yang kita bayangkan.

Baca Juga :
3 Cara Yang Biasa Dilakukan Orang-Orang Sukses Dalam Memanfaatkan Waktunya Selama 24 Jam
7 Tips Ini Membantu Pria Modern Meredakan Stres

Kenyataannya praktek di lapangan tidak semudah yang dibayangkan. Beberapa motivasi yang diberikan pun kelihatannya tidak cukup untuk menjadi sebuah dongkrak bagi semangat-semangat yang telah turun. Hasilnya dari beberapa orang saja yang mampu mempertahankan motivasinya di lapangan, dari ratusan peserta yang hadir di seminar. Kesimpulannya, para peserta dengan finansial yang aman hari ini tidak akan cukup terbakar hanya dengan sebuah motivasi ingin sukses.

Penulis melakukan pengamatan ke beberapa orang yang justru berasal dari kalangan bawah lebih mampu termotivasi sebab mereka tak hanya sekedar punya motivasi untuk sukses saja, namun juga tekanan hidup. Tekanan merupakan sebuah motivasi yang alami. Lalu bagaimanakan ini semua bekerja? Yuk kita lihat sama-sama ! Diibaratkan seorang anak kos yang sedang kehabisan pakaiannya (artinya pakaian kotor), ya opsi satu-satunya hanya mencuci pakaian sendiri.

Salah satu tekanan yang membayang-bayangi hidup kita adalah masa sih kita mau tidak menggunakan celana, atau menggunakan celana bekas yang kemarin. Padahal selesai jogging loh, bayangin deh..nggak lah ya..., nah inilah tadi contoh tekanan dari hidup yang akhirnya menimbulkan aksi yang nyata. Di dalam sebuah sirkus, kita semua pasti sudah tahu dengan cerita dari singa dan cambuk, terkadang kita sering meremehkan singa itu luluh sebab tertatih dan bukan terdidik.

Hal ini bisa terjadi sebab singa takut dengan cambuk. Padahal sebetulnya asosiasi ini ternyata juga menimpa pada diri kita lho. Kita sebagai seorang mahasiswa ini misalnya, sangat identik dengan tugas kuliah, banyak, dan membosankan, serta menyita banyak waktu untuk bermain. Padahal sebenarnya tugas kuliah itu kan sebuah tekanan alami sebagai seorang mahasiswa. Kalau anda tidak ingin mendapatkan tekanan seperti itu ya mending tidak usah jadi mahasiswa.

Dan kesimpulan dari semua itu hanyalah ego saja dari mahasiswa tersebut. Tentunya sebuah tekanan yang terjadi sebenarnya itu malah menjadikan diri kita banyak belajar sesuatu. Coba kita bayangkan sekarang, di saat mahasiswa sedang tidak terbebani oleh tugas-tugas kuliah yang jadi keluhan selama ini, maka anggap lah anda sedang kuliah satu semester kosong. Maka disini anda bisa tenang bukan? Nyaman dan bebas.

Namun disini jika kita jujur, maka dengan tidak ada tugas kuliah tersebut, otomatis kita tidak dapat apa-apa dan tidak akan kemana-mana. Lalu cobalah kita mengamati profesi. Dimana secara normal jam kerja seorang karyawan sudah ditentukan jam 8 pagi. kalau kita saling bertanya apa yang jadi motivasi bagi seorang karyawan bisa bangun lebih pagi setiap harinya?

a. Apakah karena tergugah oleh dorongan dan tanggung jawab sebagai seorang karyawan? atau
b. Karena takut dimarahi oleh bos sebab terlambat?

Saya kira hampir sebagian besar orang sudah tau jawabannya apa, dan sebagian pasti menjawab opsi yang nomor dua. Lalu kesimpulannya adalah, apa perbedaannya dengan panutan singa yang selama ini seringkali kita anggap remeh? Sebab sebenarnya sama saja. Wirausaha....Emmm, kalau kita mengamati seorang wirausaha, maka kita melihat dia bisa bebas melakuakn apapun yang dia sukai dan dia inginkan.

Hallo sahabat, yang kini jadi sorotan kita itu adalah wirausaha yang sudah sukses lho, yang sudah mapan, yang sudah punya nama besar, yang sudah berhasil, yang sudah jadi sebuah telur pada ujung tombak sebab jadi yang paling depan dari tekanan yang menghampiri. Kita bisa kita lihat itu hasilnya, kita juga tidak pernah melihat prosesnya. Proses adalah sebuah waktu yang paling penting. Dimana disana seluruh tekanan sukses jadi sebuah motivasi bagi para wirausaha.

Bunusnya proses ini tidak terkena sorotan dari media, sehingga tidak semua orang bisa tahu. Wirausaha merupakan sikap. Jadi seorang wirausaha tidak hanya mengandalkan ego saja dan kebanggaan. Bukan karena dapat membuat lapangan usaha sendiri. Tantangan jadi seorang wirausaha adalah sebagaimana kita dapat memberikan tekanan ke dalam diri kita sendiri dan menjadikannya sebuah motivasi.

Berwirausaha merupakan sikap seorang juara, sebab mengerjakan tekanan dari diri sendiri itu tidaklah semudah mengerjakan tekanan dari orang lain. Diantara terdidik dan tertatih....Apa yang sedang penulis pikirkan adalah bla bla...semua orang menyukai kenyamanan, semua orang juga bilang bahwa kita harus bisa keluar dari zona nyaman. Namun yang jadi persoalan disini, tidak semua orang bisa menjabarkan caranya.

Maka disini penulis coba untuk berbagi yang kira-kira bisa dibagikan, layaknya menjadikan seorang musuh sebagai sebuah support, layaknya menjadikan tekanan sebagai sebuah motivasi, yakni dengan cara merubahnya ke dalam sudut pandang yang positif. ‘’Tekanan yang dipikir secara positif merupakan sebuah motivasi yang sempurna’’

Sumber : Hipwee.Com

3 Cara Yang Biasa Dilakukan Orang-Orang Sukses Dalam Memanfaatkan Waktunya Selama 24 Jam

Anda pasti sudah kenal dengan Banjamin Franklin, dia pernah berkata ‘’You May Delay, But Time Will Not. Itulah salah satu ungkapan yang pernah dia ucapkan dan banyak dipakai oleh orang-orang sukses di seluruh dunia. Salah satu bapak bangsa Amerika tersebut memberikan sebuah gambaran kepada semua orang bahwa waktu itu terus berjalan tanpa henti.


Ya memang benar, kamarin dan hari ini waktu yang kita miliki sama yaitu 24 jam. Mungkin kebanyakan dari kita setiap harinya itu berjalan dengan monoton dan begitu-betigu saja. Rutiniatas kita hanya bangun pagi, pergi ke kantor, lalu setelah sore pulang ke rumah. Di sela-sela seluruh kegiatan anda, apakah anda pernah mempertanyakan pada diri sendiri tentang seluruh pekerjaan anda ‘’apakah sudah tepat atau belum?’’.

Baca Juga :
7 Tips Ini Membantu Pria Modern Meredakan Stres
6 Tanda-Tanda Yang Menunjukkan Bahwa Anda Terlalu Keras Pada Diri Sendiri

Kenal dengan Bill Gates? Setiap hari, sebelum dia memulai harinya, maka terlebih dahulu dia bertanya kepada dirinya sendiri ‘’Kalau besok hari terakhir saya hidup, apakah kegiatan hari ini yang hendak saya lakukan?’’. Kalau anda menjawab ‘’tidak’’ terhadap pertanyaan ini, mungkin anda harus mengganti kebiasaan harian anda. 

Inilah beberapa rutinitas yang bisa anda tiru dari orang-orang yang sudah sukses.

1. Mulailah Sejak Pagi Hari


Anda jangan pernah menyepelekan yang namanya nasehat, seperti ‘’jika bangun siang , maka rejekinya akan dipatuk ayam’’. Jika dicerna secara mendalam maka nasehat tersebut memang ada benarnya juga. Karena semakin pagi anda bangun, maka makin banyak pula yang bisa anda kerjakan sejak dini. 

Benyamin Franklin sendiri setiap melakukan aktivitasnya, maka dia melakukannya sejak jam lima pagi. Kebiasaan ini memang sangatlah dibutuhkan oleh seorang Franklin. Orang-orang sukses lainnya yang melakukan hal serupa seperti Haruki Murakami, Margaret Thatcher dan Robert Iger dan mereka semua adalah seorang early riser. 

Franklin membiasakan sarapan sebelum dia memulai paginya, merenncakan kegiatan satu hari, serta memikirkan beberapa cara penyelesaikan masalah. Sarapan itu bisa memberikan energi secara penuh sehingga orang akan menjadi lebih produktif selama 24 jam ke depannya. Jangan lupa tambahkan juga kegiatan olahraga sebagai bagian dari pagi anda. 

Mantan presiden Amerika Serikat, Barrack Obama di dalam biografinya yaitu Dreams fo My Father menyatakan bahwa dia senantiasa berlari sekurang-kurangnya empat kilometer setiap harinya. Studi lainnya yang memperkuat pernyataan dari mantan orang nomor satu di AS itu yaitu bahwa olahraga seusai bangun tidur dan perut masih dalam keadaan kosong ternyata terbukti lebih cepat untuk membakar lemak, mengencangkan otot-otot, dan juga meningkatkan stamina sepanjang harinya. Jangan lupa untuk menutup hari anda dengan mengevaluasi seluruh hal yang sudah terjadi selama sehari.

2. Disiplin Terhadap Waktu Kerja


Hal yang pertama kali dilakukan menurut pendiri Tumblr, David Karp, yaitu sebelum memulai bekerja adalah membuka e-mail. Dengan begitu, anda bisa tahu apa saja sih yang harus anda selesaikan pada hari itu. Latihlah disiplin anda untuk selalu berkonsentrasi untuk menyelesaikan pekerjaan. Rumuskan terlebih dahulu tujuan yang henda dicapai. Disamping itu, pertimbangkanlah selalu kondisi yang anda perlukan untuk melakukan pekerjaan. 

Fasilitasi diri anda dengan teknologi yang bisa membantu anda bekerja lebih efektif di dalam melaksanakan berbagai kegiatan yang beragam dan profesional. Jika Managing Direktor TechStarsBoston, Katie Rae, selalu memakai alat perekam di dalam menolong pekerjaannya, maka anda pun bisa memanfaatkan smartphone anda untuk selalu memperbarui informasi dan membantu anda memperoleh ide-ide yang inovatif.

3. Beristirahat Secara Seimbang

Menurut hasil riset dari American Psychological Association, kegiatan yang paling tepat untuk bersantai pada malam hari diantaranya adalah membaca, mendengarkan musik, menghabiskan waktu bersama teman-teman dan keluarga, ataupun melakukan hobi yang anda sukai. Anda jangan lupa untuk menutup hari anda dengan mengevaluasi seluruh hal yang telah terjadi selama satu hari. 

Benjamin Franklin selalu menulis jurnal untuk mencatat seluruh kegiatan hariannya. Kalau anda tidak suka menulis, di zaman sekarang anda bisa menemukan gadget fungsional yang memberikan fasilitas pembantu secara mudah. Catatan anda juga bisa menajdi solusi untuk menghadapi masalah di masa yang akan datang. Terakhir, anda harus memastikan pada diri sendiri bahwa anda memiliki waktu tidur yang cukup. 

Salah seorang pakar kesehatan tubuh Shawn Stevenson mengatakan bahwa tidur itu sebaiknya dimulai pukul 10 malam hingga pukul 6 pagi. Artinya disini lama waktu tidur yaitu delapan jam. Pola tidur seperti itu bisa diatur secara fleksibel, namun tetap usahakan untuk tidur sebelum tengah malam dan bangun sepagi mungkin agar energi lebih maksimal. Jangan lupa untuk menjauhkan berbagai distraksi sebelum tidur seperti yang telah dilakukan oleh Sheryl Sanberg, COO Facebook, untuk tidur dengan waktu yang lebih berkualitas. 


  • Kini, mulailah anda untuk memanfaatkan waktu selama 24 jam secara lebih efektif dan efisien. Anda bisa melihat sendiri perbedaannya, hal ini bisa mempengaruhi produktivitas dan kebahagiaan hidup anda. Dengan kualitas hari anda yang lebih baik, maka otomatis tingkat kepuasan hidup anda pun bisa makin bertambah.

Kategori

Kategori