Showing posts with label Masalah Keuangan. Show all posts
Showing posts with label Masalah Keuangan. Show all posts

5 Tips Mengelola Keuangan Dengan Benar

Tahukan anda bahwa pengelolaan keuangan dengan benar itu sangatlah penting? Tentu saja hal ini sangat penting, sebab pengelolaan keuangan bagi keluarga merupakan salah satu cara untuk mencapai kesejahteraan dalam kehidupan keluarga tersebut. Jika anda sudah menjadi orang yang berpenghasilan, maka semakin penting lagi untuk anda dapat mengalokasikan hasil keringat dan jerih payah anda tersebut untuk berbagai keperluan atau untuk pengeluaran yang anda buat setiap bulan maupun setiap tahunnya.

Image : pixabay.com

Pengelolaan keuangan ini akan dapat menentukan apakah anda akan meraih suatu kondisi yang kita sebut dengan kesuksesan finansial. Nah, orang yang sudah bekerja selama tiga tahun namun berlum berhasil memiliki aset, maka ini masih lampu kuning. Anda masih punya banyak waktu untuk mampu merubah cara pengelolaan keuangan anda. Seseorang atau sebuah keluarga keluarga yang sudah bekerja atau mendapat penghasilan selama lima tahun namun belum juga memiliki aset, maka ini sudah menjadi lampu merah.

Baca Juga :
5 Tips Mengatasi Kehabisan Uang Sebelum Gajian
5 Solusi Agar Gaji Tidak Cuma Numpang Lewat

Anda harus waspadan dan anda harus segera mengubah pengelolaan keuangan anda. Apalagi untuk sebuah keluarga yang  sudah bekerja selama 10 tahun, namun belum memiliki aset investasi maupun aset konsumsi yang cukup signifikan, maka anda sudah wajib untuk mengubah cara pengelolaan keuangan dalam keluarga anda. Tips pembagian alokasi pos-pos keuangan wajib untuk mencapai tujuan finansial anda dan keluarga.

Nah ini adalah hal yang sebetulnya sangat mudah untuk dilakukan. Saat anda mendapatkan penghasilan, kita akan membagi penghasilan ini dalam lima pos. Pos-pos tersebut antara lain :

1.    Pos Zakat/Bantuan Sosial Sebesar 5%

Pos yang pertama adalah pos yang sering saya sebut dengan istilah zakat, bantuan saudara, sosial dan lain-lain. Nah, untuk pos ini alokasinya sekitar 5% dari penghasilan yang anda terima setiap bulan ataupun setiap tahunnya.

2.     Pos Dana Darurat Sebesar 10%

Pos yang kedua adalah pos yang seringkali saya sebut Assuranse alias memberikan jaminan apabila keluarga anda menghadapi suatu hal yang tak terduga. Untuk ini anda bukan hanya mempersiapkan produk asuransi saja, tetapi anda juga harus memiliki dana darurat. Untuk alokasi premi asuransi dan juga tabungan dana darurat, setiap bulannya usahakan anda mengalokasikan 10 % dari penghasilan yang anda terima.

3.    Pos Biaya Hidup Bulanan Sebesar 50 % - 70 %

Pos yang ketiga ini adalah pos untuk masa sekarang. Jangan sampai anda sibuk berinvestasi atau anda sibuk berasuransi tetapi untuk biaya hidup bulanan anda anda sampai berutang. Ini adalah hal yang kurang tepat. Untuk setiap keluarga anda mengalokasikan sebesar 50% dari penghasilan untuk biaya hidup bulanan. Apabila anda masih memiliki  cicilan rumah ataupun cicilan kendaraan, maka dana ini boleh atau masih bisa diperbesar menjadi 70% atas penghasilan yang anda terima.

4.    Pos Tabungan Jangka Pendek

Anda mungkin punya berbagai keinginan dalam jangka pendek. Misalnya satu atau dua bulan lagi ingin liburan bersama keluarga atau juga anda ingin membeli suatu gadget tertentu, usahakan untuk tidak membeli ini dengan cicilan, tetapi anda bisa melakukannya dengan menabung dulu selama satu atau dua bulan baru anda membeli barangnya.

5.    Pos Investasi 10% - 15%

Investasi ini akan berguna untuk membentuk dana pensiun anda saat anda sudah tidak produktif lagi. Dana pendidikan anak anda saat akan memasuki universitas, dan juga tujuan finansial yang mungkin keluarga anda miliki. Alokasi untuk tabungan jangka pendek dan investasi, masing-masing bisa antara 10% - 15%. Alokasinya bisa cukup fleksibel karena tergantung apabila anda lebih banyak memiliki kebutuhan dalam jangka panjang, maka anda memperbanyak porsi investasi, tetapi kalau anda punya kebutuhan lebih banyak dalam jangka pendek, anda lebih memperbanyak porsi tabungan. Ini semua harus dilakukan secara disiplin, jangan sampai penghasilan anda hanya lari begitu saja dalam satu bulan mungkin habis di hari ke sepuluh.

Sumber : PermataBank

5 Tips Mengatasi Kehabisan Uang Sebelum Gajian

Halo sahabat! Bagaimana kabar kalian hari ini? Senang sekali saya bisa kembali berbagi kepada anda sebuah artikel yang berjudul ‘5 Tips Mengatasi Kehabisan Uang Sebelum Gajian’. Artikel ini tidak semata-mata ditujukan pada anda, namun juga pembelajaran bagi saya pribadi agar mampu mengelola keuangan dengan baik dan benar.

Ketika menerima gaji, apakah yang pertama kali anda pikirkan? Tentunya yang anda pikirkan tentang segala hal yang anda perlukan segera bukan? Seperti belanja kebutuhan pokok, pulsa, listrik, tagihan kartu kredit, baju baru, atau bahkan membeli barang-barang yang sebelumnya belum anda rencanakan. Hal semacam ini pasti tidak cuma dialami orang-orang tertentu saja, namun hampir sebagian besar orang juga pernah mengalaminya.

Baca Juga :
Gaji Naik Jadi 2 Digit, Lakukanlah 5 Langkah Berikut Supaya Hidup Anda Lebih Baik dan Tertata
5 Solusi Agar Gaji Tidak Cuma Numpang Lewat

Segala sesuatu yang serba modern seperti sekarang ini, ada beberapa orang yang kehabisan uang padahal gajian masih jauh. Hal ini menunjukkan bahwa anda belum bisa mengelola keuangan anda secara bijak. Dengan begitu, anda akan terpaksa mengambil uang tabungan yang sudah anda simpan untuk keperluan masa depan anda. Seiring dengan perjalanan waktu, mulailah anda sadar bahwa pengeluaran anda sangat besar dibandingkan dengan pemasukan anda sebagaimana yang telah dikutip dari Karir.com berikut ini :

1. Kendalikan Diri Anda   

Yang harus anda lakukan setelah anda menerima gaji adalah mencoba untuk mengendalikan diri. Janganlah anda menjadi orang yang konsumtif dan anda seharusnya bisa mengendalikan diri anda. Ingatlah! Sesudah anda menerima upah atau gaji, bukan berarti uang yang anda terima tersebut digunakan untuk bersenang-senang, akan tetapi harusnya anda bisa menerapkan pola berfikir bahwa uang gaji itu haruslah dipakai secara bijaksana. Contohnya anda harus membayar uang kos, membayar tagihan listrik, berbelanja kebutuhan pribadi, hingga untuk uang makan anda selama sebulan. Tindakan anda ini diharapkan akan mampu meredam keinginan anda supaya anda tidak terburu-buru menghabiskan gaji dalam waktu sekejab dan berpikir ulang sebelum anda menerapkan gaya hidup yang sehat.

2. Milikilah Rekening Yang Khusus

Anda harus memastikan diri anda untuk memiliki dua buah rekening. Mengapa demikian? Hal ini dimaksudkan untuk membantu anda didalam mengelola gaji setiap bulannya. Rekening anda yang pertama bisa anda pakai untuk kebutuhan sehari-hari dan sekening satunya lagi bisa dipakai untuk tabungan anda. Yang harus anda ingat! Jangan ganggu gugat rekening tabungan anda apalagi hanya untuk kebutuhan sehari-hari.

3. Jangan Membeli Barang Dengan Cara Kredit

Jangan heran jika setiap saat selalu ada saja produk-produk baru yang keluar, baik itu kendaraan bermotor maupun barang-barang elektronik.
Nah, pada saat seperti ini seharusnya anda bisa menghindari godaan-godaan ini dan bisa menolak. Sebab jika anda memaksakan diri untuk membelinya secara kredit, maka bersiaplah untuk merogoh kocek lebih banyak sebab cicilannya terbilang cukup besar dan bungannya juga sangat besar.

4. Siapkanlah Anggaran Bulanan Anda

Setiap bulannya anda perlu membuat anggaran pengeluaran. Inilah langkah tepat yang mesti anda lakukan agar bisa mengendalikan pengeluaran supaya tidak terbalik dengan pemasukan. Hal pertama yang harus anda lakukan yakni menyisihkan uang untuk tabungan. Minimal 10 persen dari gaji anda harus disisihkan. Selepas itu catat kebutuhan apa saja yang anda perlukan dalam sebulan ini.


5. Gunakan Salary Benchmark untuk mengatur gaji anda

Disamping memakai cara diatas untuk mengatur gaji bulanan, anda dapat memakai fitur Salary Bechmar di Karir.com. Dengan menggunakan fitur ini, gaji anda bisa diatur dengan mudah setiap bulannya. Baik itu dari pengeluaran pokok anda, dari cicilan hingga tabungan yang semestinya disisihkan, Salary Benchmard bisa bantu anda untuk mengatur gaji setiap bulannya.

Demikianlah artikel singkat saya yang sederhana ini. Semoga tulisan yang saya beri judul ‘5 Tips Mengatasi Kehabisan Uang Sebelum Gajian’ dapat bermanfaat bagi kita semua. Saya juga mengucapkan banyak terima kasih kepada para sahabat sekalian karena anda sudi mampir ke blog sederhana ini. Sampai bertemu lagi di artikel saya selanjutnya yang mudah-mudahan lebih menarik dan lebih dalam lagi. Terima kasih

8 Tips Cara Menabung Setelah Terima Gaji

Halo sahabat sekalian, bagaimana kabar kalian hari ini? Semoga tetap baik-baik saja ya, Amin.  Pada kesempatan yang berbahagia ini saya akan berbagi artikel yang membahas tentang “8 Tips Cara Menabung Setelah Terima Gaji”. Topik ini saya ambil karena sekarang ini banyak orang yang berusaha menabung namun selalu gagal karena berbagai faktor. Oleh karena itu pada artikel kali ini ada 8 Tips yang bisa anda terapkan jika anda ingin menabung dengan benar. Banyak orang yang setiap kali menerima gaji uangnya langsung habis. Apakah benar menabung itu sulit?

Dulu saat di sekolah kita sering dinasehati oleh guru kita untuk rajin menabung. Guru juga mengajarkan kepada kita tentang sebuah pepatah yang berbunyi “Hemat Pangkal Kaya”. Namun di dalam prakteknya kok sulit sekali ya merealisasikannya. Apalagi kebanyakan orang Indonesia bersifat konsumtif. Lihat saja saat tanggal muda, pasti mal-mal dan pasar-pasar dibanjiri oleh pembeli. Bahkan jauh-jauh hari orang sudah memiliki planning yang pasti untuk membeli ini dan itu yang terkadang tidak masuk diakal. Apakah itu dilarang? Jawabannya tentu saja tidak.

Baca Juga :
5 Solusi Agar Gaji Tidak Cuma Numpang Lewat
Gaji Naik Jadi 2 Digit, Lakukanlah 5 Langkah Berikut Supaya Hidup Anda Lebih Baik dan Tertata 
Jika yang anda beli itu barang yang anda butuhkan sih tidak masalah, namun bagaimana jika barang yang kita beli itu belum kita butuhkan, bahkan ada yang beli karena hanya ingin ikut-ikutan teman saja. Nah, mulai sekarang pikirkan dulu sebelum anda membelanjakan uang anda. Tanya pada diri anda sendiri, apakah anda memang benar-benar membutuhkannya. Pikirkan juga bagaimana seandainya uang anda habis sebelum waktu gajian tiba? Bukankah nanti anda akan pusing sendiri? Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang masalah uang gaji. Membahas bagaimana cara mengelola gaji supaya tidak cepat habis. Judul artikel saya kali ini tentang 8 Tips Cara Menabung Setelah Terima Gaji”.
1. Buatkan Pos Pemasukan dan Pos Pengeluaran

Cobalah untuk memanfaatkan handphone anda dengan aplikasi notes, sebab kemanapun anda pergi selalu membawa handphone. Sebagai alarm harian biasanya catatan handphone cukup ampuh dan tentunya tidak boros.

2. Jangan Memprioritaskan Keinginan, Tapi Prioritaskan Kebutuhan

Saat anda bepergian ke pusat perbelanjaan dengan teman-teman anda, terkadang anda tidak sadar membeli apa saja yang disuka yang ada di depan mata, padahal sebenarnya anda belum butuh. Membeli suatu barang yang memang kita inginkan memang bukan kesalahan, namun hal ini jangan jadi kebiasaan rutin anda. Sebab pada dasarnya, barang-barang tersebut hanya bisa menyenangkan anda sesaat saja.

3. Banyak-Banyak Beramal

Hampir semua agama menganjurkan pemeluknya untuk berbagi, tidak cuma akan bermanfaat bagi orang lain melainkan juga bagi yang memberi. Anda harus menjadikan amal sebagai salah satu ladang tabungan, khususnya di akhirat kelak.

4. Simpanlah Uang Receh Kalian Di Dalam Celengan

Siapa bilang uang 500 rupiah tidak berguna? Memang uang 500 rupiah tidak bisa dipakai untuk membeli barang yang mahal, namun kalau kita mau menyimpannya dengan konsisten, bukan tidak mungkin uang tersebut semakin banyak jumlahnya dan bisa dipakai untuk membeli barang-barang yang kita inginkan.

5. Milikilah Dua Rekening Tabungan atau Lebih   

Disaat anda sudah mulai berkomitmen untuk menabung, maka sebaiknya anda memiliki dua rekening tabungan yang berbeda. Rekening pertama untuk pengeluaran sehari-hari. Sedangkan rekening yang kedua dan seterusnya bisa untuk tabungan dan kebutuhan sekunder lainnya. Kalau perlu pakailah rekening yang khusus untuk taungan tanpa menggunakan ATM serta potongan biaya admin seperti bank syariah.

6. Tentukanlah Target Bulanan Anda

Untuk menetapkan target, pastikan terlebih dahulu pengeluaran bulanan anda tidak melebihi 30% hinga 50% saja. Tujuan menetapkan target menabung adalah untuk memudahkan pengaturan pengeluaran. Anda harus bisa menentukan berapa anggaran untuk memenuhi kebutuhan pokok dan berapa anggaran untuk menabung.

7. Bersikap Bijaklah di Dalam Menggunakan Kartu Kredit

Memang benar bahwa kartu kredit akan memudahkan anda dalam bertransaksi terutama bila membeli barang-barang yang harganya cukup mahal. Kemudahan ini terasa semakin nyata ketika banyak kartu kredit yangmulai menawarkan program-program dengan cicilan 0% di beberapa pusat perbelanjaan. Akan tetapi anda sebaiknya jangan mudah tergiur dengan promosi tersebut, karena anda harus tetap bersikan dalam pemakaiannya supaya anda tidak mengalami masalah di kemudian hari.

8. Tetapkanlah Jumlah Uang Yang Ingin Anda Tabungkan Setiap Bulan, Bukan Dari Sisa Gaji

Kebanyakan dari karyawan yang telah menerima gaji akan menggunakan uang gajinya untuk membeli berbagai macam kebutuhan sehari-hari ataupun untuk membayar beberapa tagihan, lalu sisanya akan ditabungkan. Akar pengeluaran yang anda rencanakan bisa ditekan, disarankan anda untuk menabung lebih awal setelah anda menerima gaji. Setelah itu barulah anda bisa menggunakan sisanya untuk kebutuhan lainnya.

Demikianlah artikel singkat yang berjudul “8 Tips Cara Menabung Setelah Terima Gaji” ini. Semoga bisa bermanfaat bagi anda dan penulis sendiri. Jadi kesimpulannya menabung itu tidak terlalu sulit bukan? Mulai sekarang anda bisa mencobanya dan anda bisa merasakan sendiri manfaat darinya. Terima kasih banyak telah berkunjung ke blog saya ini. Sampai bertemu kembali di artikel selanjutnya yang lebih menarik.

5 Solusi Agar Gaji Tidak Cuma Numpang Lewat

Halo sahabat sekalian, apa kabar anda hari ini? Tentunya baik-baik saja bukan. Baiklah, pada kesempatan yang berbahagia ini saya akan membagikan sebuah artikel untuk anda tentang 5 Solusi Agar Gaji Tidak Cuma Numpang Lewat. Artikel ini dibuat untuk anda yang sedang bingung tentang solusi bagaimana sih agar uang tidak hanya numpang lewat saja. 

Saat baru saja menerima gaji, apa yang anda lakukan? Beberapa orang mungkin menyisihkannya untuk membayar tagihan-tagihan? Atau mungkin anda memakainya untuk langsung membeli barang yang telah anda dambakan. Entah apapun itu dan apapun prioritas yang hendak anda raih, sebaiknya jangan sampai gaji yang telah anda cari dengan susah payah lewat begitu saja. Agar anda bisa menikmati gaji lebih lama, maka buatlah anggaran jauh-jauh hari sebelumnya. Namun untuk merealisasikannya, bagaimana sih caranya?

Baca Juga :
Beberapa Tips Untuk Pekerja Lepas Pemula
Inilah 10 Perusahaan Yang Paling Diincar dan Diinginkan Oleh Lulusan Baru

Hasil kutipan yang diambil dari www.cekaja.com maka saya menemukan 5 Solusi Agar Gaji Tidak Cuma Numpang Lewat.

1. Membagi Menjadi Beberapa Bagian

Maksudnya disini bukan untuk dibagikan pada orang atau kerabat. Gaji yang sudah anda terima, hitunglah dan sisihkan menjadi beberapa bagian sesuai dengan kewajiban yang harus anda bayarkan. Misalnya anda harus membayar cicilan, uang belanja, rekreasi, tabungan, amal dan lain sebagainya. Pastikan presentase di setiap bagian pas dan tidak ada yang kurang. Dalam teori perencanaan keuangan, presentasi atau porsi yang pas adalah 40% untuk kebutuhan sehari-hari atau kebutuhan pokok, 20% untuk tabungan, 10% biaya tidak terduga, 10% untuk investasi dan amal, dan 10% lagi untuk rekreasi atau hiburan.

2. Menentukan Prioritas

Apa itu prioritas? Prioritas adalah segala sesuatu hal yang harus diutamakan atau dinomor satukan. Maka dalam hal ini, prioritas utama anda adalah membayar segala macam cicilan anda dan membayar utang. Sebab jika anda tidak segera membayar hutang-hutang anda maka nanti anda akan terkena denda. Sesudah anda menyisihkan untuk membayar kewajiban diatas, maka prioritas berikutnya bisa anda alokasikan untuk kebutuhan sehari-hari seperti untuk makan, tagihan listri, transportasi, air dan lain sebagianya.

3. Memisahkan Tabungan

Cara supaya tabungan anda tidak terpakai, maka sebaiknya anda membuat dua buah tabungan, yang mana tabungan pertama untuk simpanan dan tabungan yang kedua untuk kebutuhan sehari-hari. Dalam memilih tabungan, anda juga harus jeli. Itu karena beberapa bank terutama bank konvensional menerapkan pemotongan tabungan untuk biaya administrasi setiap bulannya. Maka dari itu sebaiknya anda menggunakan bank syariah saja yang bebas dari biaya administrasi dan bunga. Jangan membawa kartu ATM anda, jika memang anda berniat menyimpan uang anda. Hal ini bertujuan supaya anda tidak bisa mengambil uangnya, sebab biasanya orang mudah tergoda bila membawa ATM di dalam dompetnya.

4. Sisihkan Uang Untuk Dana Cadangan

Gaji biasanya hanya numpang lewat saat ada kejadian yang tidak terduga menimpa diri anda. Salah satu contohnya adalah ketika anda mengalami sakit dan asuransi anda tidak bisa menanggung beban biayanya. Kejadian ini kerap kali dialami oleh seseorang sehingga terpaksa dia harus menggunakan uang tabungannya untuk membayar biaya rumah sakit. Oleh sebab itu, penting sekali bagi anda untuk mempunyai dana cadangan agar anda bisa terhindar dari kejadian-kejadian semacam itu.

5. Sisihkanlah Uang Anda Untuk Investasi dan Beramal

Di pembahasan sebelumnya sudah disinggung bahwa gaji itu disisihkan sebanyak 5% untuk investasi dan amal. Salah satu solusi cerdas agar masa depan keuangan anda tidak berantakan, maka anda bisa menyalurkan 10% dari gaji anda dengan mengikuti program investasi, unit link ataupun deposito. Selanjutnya beramalah untuk kegiatan keagamaan, membantu orang-orang yang kesulitan dalam berobat, dan menyumbang untuk bencana alam.

Bagi anda yang bertipe konsevatif, anda bisa memilih reksadana pendapatan yang tetap ataupun pasar uang. Namun bagi anda yang menyukai tantangan maka uang anda bisa dialokasikan untuk membeli reksa dana saham ataupun saham. Disamping anda mempraktikkan 5 Solusi Agar Gaji Tidak Cuma Numpang Lewat, maka hal selanjutnya yang harus anda lakukan adalah disiplin dan konsisten dalam menjalaninya. Jadi, sudah saatnya anda menerapkan solusi diatas supaya gaji anda tidak cuma numpang lewat.

Demikianlah artikel sederhana saya tentang 5 Solusi Agar Gaji Tidak Cuma Numpang Lewat. Semoga bermanfaat dan bisa membantu anda keluar dari permasalahan keuangan. Terima kasih sudah berkunjung ke blog saya yang sederhana ini. Sampai bertemu lagi di artikel-artikel saya selanjutnya.


Gaji Naik Jadi 2 Digit, Lakukanlah 5 Langkah Berikut Supaya Hidup Anda Lebih Baik dan Tertata

Bagi orang yang sudah bekerja bertahun-tahun lamanya, peningkatan gaji tentu menjadi kabar yang sangat menggembirakan bagi seseorang yang terlambar dalam meniti kariernya. Kenapa demikian? Banyak sekali makna yang berada di balik semua itu sehingga akan membuat kita merasa bangga atasnya. 

Perusahaan mana yang mau menaikkan gaji kita bila kinerja kita selama bergabung di perusahaan pas-pasan dan tidak membaik dari waktu ke waktu. Sehingga adanya momentum tersebut merupakan sesuatu yang wajar bila dirayakan dengan suka cita.

Namun anda jangan terbuai, sebab tidak sedikit orang yang terlena dengan melakukan beberapa sika gaya hidup yang tiba-tiba mewah dan tidak terkontrol. Perlu diingat bahwa bersamaan dengan kenaikan gaji, maka disitu otomatis akan menghadirkan tanggung jawab yang lebih berat dari sebelumnya.

Baca Juga :
7 Cara Menambah Penghasilan Di Luar Kantor
5 Karakter Atasan Yang Pernah Membawahi Saya
5 Kebiasaan Yang Sering Menurunkan Produktivitas Kerja Di Kantor

Memiliki banyak harta tidaklah menunjukkan adanya kualitas hidup dari seseorang. Namun itu semua lebih kepada tuntutan manajemen yang semakin membaik dari sebelumya sehingga pengelolaan harta tidak asal dan sembarangan.

Alangkah meruginya seseorang yang tentunya suatu tindakan yang bodoh bila gaji sudah naik pengeluaranpun juta tidak terkontrol dengan baik. Oleh sebab itulah, sebaiknya anda tidak terbawa oleh euphoria dari kenaikan gaji. Tapi cobalah untuk menata keuangan dengan baik, tepat, seksama dan lebih hati-hati.

Inilah beberapa tips yang dikeluarkan oleh DuitPinta.com sebagai berikut :

1. Menabung Secara Konsisten


Bila gaji anda sudah menyentuh angka Rp. 10 juta, maka itu bukan jumlah yang sedikit. Bahkan bila anda berada di Jakarta, maka angkat tersebut sudah bisa mencukupi hampir seluruh kebutuhan anda. Jadi, menabung merupakan tuntutan yang wajib anda lakukan dan tidak ada alasan lagi untuk tidak menabung.

Disaat itu paksakan diri dan paksa agar bisa konsisten menabung dalam jumlah tertentu. Ini berarti suka atau tidak suka, anda harus bisa menyisihkan uang untuk menabung. Setidaknya anda bisa mematok 10 persen saja dari gaji yang anda terima untuk ditabungkan.

Kalaupun anda tidak yakin, maka colalah jalankan program tabungan yang berjangka dan buatlah rekening yang berbeda. Dengan cara tersebut maka otomatis gaji yang anda terima akan secara otomatis masuk ke rekening anda yang baru tersebut alias auto debit.

2. Mengikuti Asuransi Kesehatan

Jangan salah, mengikuti asuransi itu banyak gunanya loh. Apalagi jika plafon asuransinya yang menyediakan adalah perusahaan anda, sehingga nilainya tidak terlalu besar bagi anda. Siapa yang bisa menjamin anda bisa sehat terus? Siapa tahu secara tiba-tiba sakit dan harus dirawat di rumah sakit.

Anda bisa menambahkan dana pribadi yang tentu tidak sedikit, kalau anda mengandalkan asuransi dari kantor anda. Namun bila memiliki asuransi mandiri atau sendiri, maka resiko itu bisa dihilangkan. Gajian bulanan andapun akan aman.

Keikutsertaan anda di dalam asuransi kesehatan akan membuat perencanaan keuangan menjadi lebih baik dan matang. Kenapa begitu? Karena otomatis anda telah mengeliminasi biaya kesehatan dari pos-pos kebutuhan yang tidak terduga. Karena resiko kesehatannya sudah dialihkan kepada perusahaan asuransi yang kita tunjuk.

3. Buatlah tabungan Pensiun

Banyak orang yang belum sadar akan pentingnya keikutsertaan di dalam dana pensiun sejak dini. Kenapa demikian? Karena mayoritas orang masih mempunyai pikiran bahwa waktu pensiun masih lama dan tidak usah terburu-buru.

Dan orang yang demikian berkata “Lihat saja nanti deh!” maka ini adalah kesalahan besar. Sebab kalau anda bisa ikut dana pensiun sejak dini, maka insyaAllah anda semakin siap untuk menghadapi hari tua. Tahukan anda bahwa semakin anda menunda, maka waktu yang anda perlukan semakin sempit untuk mengumpulkan uang.

Dalam Program BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Ketenagakerjaan seperti yang termuat dalam UU No. 24 Tahun 2011 tentang BPJS, setiap perusahaan memiliki kewajiban untuk mengikutsertakan karyawannya dalam program BPJS.

Namun apakah dengan ikut dalam BPJS ini saja sudah cukup? Tentunya keinginan anda, anda tidak mau merepotkan anak, saudara dan menantu anda bukan? Oleh sebab itu, dengan mempersiapkan dana pensiun semenjak dini maka hidup anda akan lebih tenang dan bahagia untuk menghadapi masa tua nanti.

4. Mulailah Untuk Berinfestasi

Saran selanjutnya adalah berinfestasi. Jika uang yang anda punya sudah cukup dan mulai banyak, maka tips yang cocok dan paling bagus bagi anda adalah ‘berinfestasilah’. Anda tidak mau bukan kalau uang yang anda simpan di bank itu terpotong terus menerus tiap bulannya.

Kecuali kalau memang uang anda yang disimpan di bank sangatlah besar misalkan mencapai milyaran. Untuk pilihan investasinya sangatlah banyak, tergantung pada bidang apa anda tertarik. Sebagai alternatif pilihan anda bisa berinvestasi pada saham, deposito, emas, reksa dana, dan juga properti.

Tentukan investasi anda sesuai dengan batas kemampuandan juga horizon investasi. Saya sarankan kalau anda ingin berinvestasi dalam jangka panjang, maka pilihan anda semestinya jatuh pada saham dan properti. Namun jika anda ingin berinvestasi dalam jangka pendek maka pilihannya bisa dengan reksa dana ataupun deposito.

5. Anda Punya Kartu Kredit

Kenapa harus kartu kredit? Bukankah kartu kredit justru menunjukkan bahwa pemiliknya banyak utang?
Maka pendapat ini adalah pendapat yang saya katakan ketinggalan jaman. Oleh karena itu, ubahlah cara pandang kalian tentang kartu kredit.

Tahukah anda bahwa kartu kredit bukanlah kartu utang, akan tetapi kartu ini merupakan alat bayar. Maksudnya, kartu ini fungsinya sebagai pilihan mempermudah suatu transaksi keuangan. Dari yang awalnya menggunakan serta tuna, maka kali ini sudah menggunakan cashless.

Kunci utama memakai kartu kredit terdapat pada ketepatan dan keteraturan dalam melunasi tagihan setiap bulan. Dengan demikian anda akan terhindar dari bunga yang dibebankan pada bulan berikutnya. Nah, untuk anda yang sudah bergaji diatas 10 juta-an, maka tidak ada salahnya anda mempunyai kartu kredit.

Kenapa begitu? Sebab dengan gaji sebesar itu, berarti secara umum anda sudah memiliki posisi yang tinggi seperti manager ataupun supervisor. Dengan posisi kerja anda yang seperti itu, maka biasanya anda akan sering bertemu dengan klien.

Nah, di sinilah mulai terlihat pentingnya akan kartu kredit. Beberapa waktu ini kartu kredit sudah menawarkan promo dengan mechant partner. Maksudnya adalah anda akan menapatkan potongan saat melakukan order dengan jumlah tertentu yang anda beli.

Hal ini kan tidak malu-maluin saat bertemu klien bukan, dan hebatnya lagi anda bisa berhemat bukan? Apalagi jika anda sudah mulai sering melakukan perjalanan bisnis. Fungsi kartu kredit sudah tidak terelakkan lagi, dan dia akan menjadi teman setia anda saat melakukan transaksi dan lain sebagainya.

Apalagi kalau ada point reward yang bisa ditukarkan dengan airline mileage serta beberapa fasilitas airport lounge yang dapat diakses secara gratis. Bagi anda yang baru pertama kali mengajukan kartu kredit, maka haruslah teliti didalam memilih. Lakukan riset di situs komparasi, baru nanti anda bisa menentukan apa yang paling cocok dengan kebutuhan anda.

Nah, apakah sekarang anda sudah mempunyai gambaran masa depan anda perihal perencanaan keuangan? Gaji yang tinggi tidak berarti pengeluaran juga ikut-ikutan tinggi. Justru kenaikan gaji harus anda jadikan momentum peluang agar bisa menata keuangan menjadi lebih baik lagi di masa depan.

Kategori

Kategori