Tidak Mudah Menjaga Lingkar Perut Pada Usia 20an, 30an dan 40an

Lingkar perut tidak hanya sekedar besar kecilnya ukuran celana yang hendak kita pakai, akan tetapi juga sebagai indikator yang sederhana tentang kesehatan kita.

 Image by : pixabay.com

Umumnya, ukuran pada lingkar perut bisa menunjukkan keterkaitannya terhadap resiko terkena kanker dan penyakit jenis lainnya seperti diabetes dan resiko penyakit jantung. Namun biarpun kita sudah tahu akibat yang bisa ditimbulkan oleh sebab perut yang membesar, usaha untuk mencegah supaya hal itu tidak terjadi ternyata tidaklah mudah.

Baca Juga :
Dengan 4 Cara Ini Bisa Bantu Meluruskan Rambut Anda
10 Kesalahan Pria Dalam Hal Penampilan

Usaha untuk menjaga agar lingkar perut tetap dalam keadaan normal teryata punya banyak kendala. Semua kendala tersebut terdapat pada setiap rentang usia seseorang. Namun untungnya masih ada solusi untuk mengatasinya, bahkan lebih sederhana dari apa yang kita bayangkan.

Nah, untuk lebih jelasnya, berikut ini akan disajikan apa saja sih tantangan yang dihadapi oleh setiap rentang usia agar mampu mencegah munculnya timbunan lemak di sekitar perut dan bagaimana caranya mengatasi.

Umur 20an Tahun

Masalah : Kehidupan Sosial

Gaya hidup yang memiliki tingkat kesibukan yang tinggi pada usia 20an menjadikan seseorang tidak sempat lagi memasak makanan sehat khususnya di rumahnya sendiri. Pada usia inilah kebanyakan orang bergaul dan sedang asik-asiknya menuruti rasa lapar dan dahaganya dengan cara banyak jajan. Yang celaka disini, makan makanan yang terjangkau merupakan jenis makanan yang menjadikan perut kita cepat jadi besar, seperti mie instant, goreng-gorengan, ataupun nasi dalam jumlah yang banyak supaya kenyang.

Solusi

Kebiasaan jajan membuat kita kesulitan mengatur nutrisi apa saja yang dikonsumsi oleh tubuh kita. Hal ini membuat kita makan dalam jumlah yang berlebihan, bahkan melebihi dari batas kalori yang kita butuhkan. Apa akibatnya? Tentu saja tubuh jadi gemuk dalam waktu yang cepat.

“Untuk bisa menghindarinya, rencanakan terlebih dahulu makan anda selama satu minggu supaya kita bisa mengatur dengan pasti apa saja sih yang kita makan,” ujar pelatih kebugaran personal Leo Savage sebagaimana dikutip oleh Fahionbeans.

sebenarnya kita bisa menyiapkan bahan-bahan pada hari Minggu, kemudian menyimpannya sebelum dimasak. Hal ini tidak hanya bisa menghemat, namun ini juga untuk menjaga agar asupan sehat tubuh kita, dengan cara memilih makanan yang banyak terkandung serat dan juga protein maka hal tersebut bisa terpenuhi.

Umur 30an Tahun

Masalah : Kurang Tidur

Pada usia 30an, orang mungkin sudah memiliki anak kecil. Hadirnya menjadikan orangtua akan lebih sibuk dan mempunyai tambahan pekerjaan yang ekstra. Akibatnya apa? Tentunya banyak dari pada orang tua disini yang kurang tidur. Padahal kurangnya tidur itu bisa menjadikan nafsu makan meningkat.

Solusi

"Tetap fokuslah pada kualitas bukan kuantitas,’’ ujar Faisal Abdalla seorang pelatih kebugaran. Pilihlah makanan serta kegiatan yang lebih bermanfaat. Apa artinya? Artinya daripada bergadang ataupun menonton TV, lebih baik waktunya dipakai untuk tidur. ‘’Hindarilah meminum alkohol, makan makanan yang manis, ataupun kopi sebelum anda tidur, agar anda memperolah kualitas tidur yang baik,’’ ujarnya.

Abdala juga memberikan anjuran supaya kita mematikan terlebih dahulu ponsel. Setidaknya hal ini dilakukan satu jam sebelum beranjak tidur supaya nantinya tidak mengganggu istirahat anda. Perlu anda ketahui, cahaya biru yang terdapat pada ponsel kita bisa mengakibatkan terhentinya produksi melatonin, yaitu hormon yang memberi tahu pada tubuh kita untuk beristirahat. Oleh karena itu jauhkanlah ponsel dari bantal dan kasur anda.

Masalah lainnya pada usia ini adalah soal stress. Sebab ini merupakan masa dimana seseorang sudah mulai mendekati puncak karirnya, sehingga ada kalanya masalah seputar pekerjaan menjadikannya mudah stress. Padahal sebenarnya terlalu mudah stress itu bisa mempengaruhi ketahanan tubuh serta kesehatan fisik, disamping itu juga akan mendorong seseorang untuk makan lebih banyak lagi.

Massa otot akan terpengaruh oleh hormon stress kortisol, begitu juga dengan penyimpanan lemak, dan komposisi tubuh secara menyeluruh. Kartisol akan mengalami peningkatan disaat kita merasa tertekan. Oleh karena itu, menjaga diri supaya kita selalu dalam keadaan nyaman akan menjadikan metabolisme tubuh tetap dalam keadaan normal.

Usia 40an Tahun

Masalah : Tanggung Jawab Rumah Tangga

Dengan kewajiban untuk mengasuh anak, bekerja, dan terlibat di dalam kegiatan etabo menjadikan seseorang tidak lagi mempunyai waktu untuk berolahraga. Selain itu juga, di usia 40an juga membuat tubuh kita mulai ada perlambatan, massa ototpun mulai mengecil dan metabolisme tidak secepat sebelumnya

Solusi

Sebenarnya anda bisa meluangkan waktu selama 20 atau 30 menit untuk berolahraga setiap hari. Bagaimana caranya atau apa kuncinya? Nah, kuncinya adalah anda menciptakan waktu itu sendiri, anda jangan menunggu ada waktu luang ataupun anda selesai mengerjakan ini dan itu.

Jika ini berarti anda hanya bisa melakukan jogging dalam waktu sebentar atau melakukan beberapa gerakan ringan, jangan menyerah. Terkadang latihan yang teratur itu bisa lebih bermanfaat bila dibandingkan dengan latihan sekali-kali dalam waktu yang lama. Disamping itu pilihlah latihan yang bisa membuat anda menggerakkan banyak otot dalam waktu yang bersamaan, seperti burpees.

Selain itu bergeraklah lebih banyak tiap kali anda mempunyai kesempatan. Ini artinya anda lebih baik berjalan kaki ataupun menaiki sepeda dibanding dengan naik mobil, atau menggunakan tangga dibandingkan dengan menggunakan lift.

Satu hal lagi yang tidak boleh anda lupakan, yaitu asupan nutrisi yang benar pada usia ini. Sudah bukan waktunya lagi anda makan asal kenyang dengan cara menyantap banyak karbohidrat. Lebih baik bila anda menggantinya dengan protein supaya massa oto tetap terjaga, dan kita akan lebih mempunyai energi untuk berolahraga.



Sumber : Kompas.Com

3 Hal ini Perlu Anda Tahu Sebelum Memanjangkan Rambut

Rambut yang panjang bisa membuat penampilan seseorang jadi lebih keren untuk pria. Akan tetapi agar mendapatkan panjang yang sesuai, anda harus bisa melewati fase-fase tertentu, sehingga pada bagian inilah anda harus bisa mengakalinya agar nilai penampilan anda tidak berkurang.


Image by : pixabay.com

Memang beberapa orang secara cuek berhenti berkunjung ke barbershop ataupun tempat cukur langganannya dan menunggu sampai rambutnya memanjang. Mereka mungkin termasuk ke dalam orang-orang yang tetap merasa tampan biarpun gaya rambutnya sedikit menggelikan. Namun kalau anda tidak cukup percaya diri, maka anda membutuhkan suatu strategi.

Baca Juga :
Gimana Caranya Agar Jenggot Tumbuh Dengan Lebat?
15 Tips Untuk Cepat Menumbuhkan Kumis dan Jenggot 

Nah, berikut ini ada tidak pendekatan yang bisa anda lakukan agar rambut anda panjang tanpa harus merusak penampilan : 

1.    Rencanakan Lebih Dulu Tampilan Anda

Sebelum anda memanjakan rambut, bayangkan akan seperti apakah penampilan anda nantinya dan seberapa panjangkah rambut akan dibiarkan tumbuh.

Orang-orang memang kebanyakan tidak memperdulikan hal ini. Mereka itu hanya mencoba-coba saja, yang terpenting panjang. Padahal sangat penting untuk mempunyai model yang ingin ditiru supaya kita bisa membayangkan apakah nantinya muka kita cocok dengan model rambut seperti itu, dan apakah kita bisa mempunyai gaya yang sempurna.

Anda misalkan ingin seperti Brad Pitt di dalam film Legends of The Falls, akan tetapi anda berambut keriting. Maka jika sudah begitu, lupakanlah gaya tersebut. Lebih baik anda beralih jadi seperti gitaris Guns’n Roses, Slash ataupun jika rambut anda berombak, bayangkanlah tampilan Daniel Day Lewis di dalam The Last of The Mohicans. Namun anda harus ingat, apakah wajah anda nantinya akan mendukungnya atau tidak. Pada intinya kenali terlebih dahulu jenis rambut anda.

2. Panjang di Atas, Pendek Pada Samping

Dengan memanjangkan rambut bukan berarti kita absen pergi ke barbershop sama sekali. Kenapa demikian? Alasannya, merapikan rambut dengan cara memotongnya pada bagian tertentu akan menjadikan penampilan kita tetap tertata rapi sembari menunggu rambut panjang secara merata.

‘’Solusi sementara adalah dengan memotong model undercut. Maksunya bagaimana? Yaitu dengan merapikan bagian sampingnya dan belakang, tapi tetap membiarkan rambut pada bagian atas tetap tumbuh memanjang’’, ujar Daniel Alfonso, pemilik dari salon pria di Los Angeles.

Sesudah rambut pada bagian atas memanjang sampai ke leher, sehingga terlihat panjang merata pada seluruh bagian, maka maka anda akan lepas dari tampilan aneh. Pada tahap ini, maka anda sudah boleh membiarkan rambut terus memanjang.

3. Berganti Gaya Pada Masa Tanggung

Pilihan yang lain untuk mengakali masa dimana rambut anda mempunyai panjang yang terlihat tanggung adalah dengan bergonta-ganti gaya dan penampilan sesuai dengan panjang rambut.

Pada saat belum panjang, anda seringkali menyisirnya ke bagian belakang seperti gaya Al Pacino pada film Gangsternya. Sedikit lebih panjang, atur dan tatalah layaknya Brad Pitt dengan rambut yang sedang, kemudian sedikit panjang lagi, anda bisa meniru Johnny Depp. Nah, sesudah itu maka anda akan memiliki penampilan ibarat rocker tahun 80-an, dan kemudian jadi sangat panjang seperti para rocker di tahun 90-an.

Lalu terserah anda, apakah anda merasa nyaman dengan penampilan tersebut, atau menemupakn fase yang paling nyaman diantaranya. Seandainya anda nyaman, maka rasa tersebut akan membuat anda jadi lebih kerena dan bisa jadi memperoleh pujian dari banyak orang. Atau, jika tidak terlalu cocok bagi anda, paling-paling orang akan bertanya apakah anda tidak memiliki uang untuk bercukur.



Sumber : Kompas.Com

Kategori

Kategori