Menjaring Ikan di Danau Dekat Rumah

Halo sahabat sekalian, apa kabar kalian hari ini? Tentunya senantiasa baik-baik saja bukan. Pada kesempatan yang berbahagia ini saya ingin berbagi cerita pengalaman tetangga saya menjaring ikan di danau dekat perumahan kami. Oleh karena itu pada artikel kali ini saya beri judul “Menjaring Ikan di Danau Dekat Rumah”.  Tetangga saya memang sangat hobi memancing sejak dulu. Walaupun kini mereka sudah berkeluarga, namun hobi tersebut tetap tersalurkan karena kebetulan di Perumahan tempat kami tinggal ada danau yang memiliki cukup banyak ikan untuk dipancing ataupun dijaring. 


Bahkan saking banyaknya ikan di danau kami, ada orang kampung sebelah yang rela mengontrak rumah di perumahan kami demi mencari ikan di danau karena memang jaraknya tidak terlalu jauh. Orang kampung yang mengontrak tidak jauh dari rumah saya ini memang menjadikan menjaring atau memancing ikan sebagai profesinya sehari-hari. Sehingga ketika dia berhasil menjaring, di pagi harinya ikan-ikan tersebut dijual ke tetangga-tetangga dengan harga yang cukup murah yaitu sekitar Rp. 10.000,- per plastik dengan isi ikan lumayan banyak antara 5 – 8 ekor ikan.

Baca Juga :
Pengalaman Jalan-Jalan Di Kebun Binatang Ragunan
Pengalaman Jalan-Jalan ke Lembang Bandung

Sementara kalau tetangga saya yang satu lagi memang hobi saja. Mereka sering memancing setiap seminggu sekali di danau tersebut. Kadang-kadang mereka mendapat banyak dan kadang-kadang juga tidak terlalu banyak. Ikan-ikan tersebut hanya dikonsumsi sendiri oleh mereka dan tidak untuk dijual. Pada hari Sabtu sore tanggal 25 Maret 2017, dua orang tetangga saya sebut saja Pak Odoy dan Pak Toler sengaja pergi ke danau untuk memasang jaring sebanyak 5 buah. Kali ini mereka memang tidak mau repot karena beberapa hari terakhir sering gerimis dan turun hujan.

Sehingga cara satu-satunya supaya dapat ikan adalah dengan memasang jaring dan tinggal mengambil hasilnya esok hari. Malam minggunya memang Pak Toler sempat ikut bergadang di gardu RT sambil ngobrol-ngobrol dengan bapak-bapak lainnya. Sayapun ada di kumpulan tersebut sambil menikmati malam minggu. Untuk mengisi waktu saya dan 3 orang bapak lainnya sambil bermain gaple di gardu. Sekitar puku 11.00 malam, Pak Toler pulang duluan untuk tidur. Karena memang rencananya dia akan memanen hasil di danau keesokan harinya, jadi dia sengaja tidur dulu supaya besok tidak kesiangan.

Sementara itu saya yang ikut gaple melanjutkan permainan hingga jam 1 malam. Di pagi harinya saat saya selesai sarapan, tampak di rumah pak Odoy dan pak Toler ramai sekali, ternyata mereka sedang membersihkan ikan hasil tangkapan mereka. Namun waktu itu saya tidak ikut menonton karena memang saya sedang ada kegiatan lain dirumah. Sekitar setengah jam, saya didatangi oleh istri pak Toler dengan membawa sekantong plastik ikan dan memberikan kepada saya. Sayapun mengucapkan terima kasih kepada bu Toler.

Selang satu menit kemudian giliran pak Odoy yang mendatangi rumah saya dan ikut mengantarkan juga satu kantong plastik ikan. Saya sempat bilang kalau saya sudah dapat, namun pak Odoy tetap ngotot memberi kepada saya. Sayapun mengucapkan terima kasih dan segera membawa ikan-ikan tersebut ke dalam rumah. Berhubung ikannya ada dua plastik dan kebetulan saya pada hari itu akan pergi ke Jakarta untuk melihat anak saya di rumah neneknya, maka satu kantong plastik pun saya bawa untuk oleh-oleh ibu saya di Jakarta. Jika melihat ikan-ikannya memang cukup kecil, namun sudah cukup untuk dijadikan lauk pauk pada hari ini.

Kebanyakan ikan wader dan beberapa ikan gabus. Namun karena istri saya tidak suka dengan ikan gabus, maka ikan gabus tersebut diberikan ke ibu saya yang ada di jakarta. Demikianlah artikel saya tentang “Menjaring Ikan di Danau Dekat Rumah”. Walaupun artikel ini sederhana, namun disini saya hanya berbagi pengalaman kepada para pembaca semua bahwa ada cerita lain di dunia luar sana. Terima kasih kepada sahabat sekalian yang sudah berkunjung ke blog sederhana saya ini. Sampai berjumpa lagi di artikel-artikel saya berikutnya.



Makan Bakso di Warung Bakso Mas Brewok

Halo sahabatku sekalian. Apa kabarnya kalian hari ini? Tentunya baik-baik saja bukan? Pada kesempatan yang berbahagia ini saya ingin berbagi pengalaman saya tentang kuliner. Judul yang saya angkat adalah "Makan Bakso di Warung Bakso Mas Brewok". Saya mampir ke rumah makan bakso tersebut berada di daerah Cipayung Jakarta Timur. Pengalaman makan di warung bakso ini terjadi pada hari Jumat tanggal 24 Maret 2017 sepulang saya kerja. Awalnya sih saya pulang kantor lebih awal karena memang pada hari itu kantor saya sudah sepi dan atasan saya sedang pergi ke luar kota. Sehingga sebagian karyawan banyak yang pulang lebih cepat dari jam biasanya yaitu jam lima sore. 

Karena kantor sedang ada perlombaan menyambut ulang tahun kantor yang dimulai setelah sholat ashar, sehingga sebagian dari karyawan ada yang tidak kerja. Kembali pada masalah bakso, sebelumnya nama bakso brewok ini memang belum saya kenal. Akan tetapi hampir serial hari sepulang kerja saya melewati warung bakso tersebut. Untuk alamat lengkapnya warung bakso brewok ini berada di Jalan As-Syafiiyah RT. 04 RW. 03 Cilangkap Cipayung Jakarta Timur. Karena setiap hari saya lewat situ, sayapun sebenarnya sudah sering tau bahwa bakso brewok itu sangat ramai. Namun waktu itu memang saya belum pernah beli karena belum ada mood saat itu. Saya cuma berangan-angan ingin membeli suatu saat nanti. Sehingga baru kali ini saya ada waktu untuk bisa merasakan bakso yang dimiliki oleh orang Jawa Tengah asli ini.  Saya tiba di lokasi sekitar jam 5 sore.

Baca Juga :
Menikmati Bakso SKM Pejaten “Sido Mandiri”
Pengalaman Ditraktir Makan Di Rumah Makan Pak Tardja

Seperti biasa warungnya sudah ramai oleh pembeli. Ini terlihat dari banyaknya motor yang parkir di depan warung saat itu. Saya memperkirakan jumlah motor sekitar 6 unit yang terparkir. Sambil saya memposisikan motor dengan benar, sesekali saya melihat ke dalam dan memang hampir semua meja makannya terpakai. Hanya ada dua meja yang masih kosong yang bisa saya duduki. Sayapun segera memesan satu mangkuk bakso yang besar. Kemudian saya duduk di salah satu meja kosong yang berdekatan dengan meja kasir. Pelayan menghampiri saya dan bertanya “Mas Minumnya apa?” saya jawab “Frestea aja mas”. Kemudian pelayan tadi pergi ke kulkas dan mengambilkan minuman dingin pesanan saya tadi. Sambil menunggu bakso saya datang, saya mencoba melihat kesekitar kanan kiri yang mana ada dua orang ibu-ibu yang sedang mengobrol dengan serunya, dibelakangnya ada sepasang anak smp perempuan yang juga mengobrol.

Handphone yang ada di saku sayapun saya ambil, kemudian saya memotret papan alamat yang posisinya ada persis di depan warung bakso. Saya memotret papan tadi hanya sekedar ingin tahu lokasi kelurahannya alias alamat daerah warung bakso tadi. Tak lama, bakso pesanan sayapun datang, satu mangkuk dengan bakso besar yang sudah dibelah-belah. Saya mulai memasukkan saus, kecap dan sambal ke dalam mangkuk bakso saya. Lalu saya mulai mencicipi kuah bakso, emmmm...rasanya enak, tidak terlalu asin dan kuahnya berasa bakso banget. Sayapun menyantap dengan lahapnya bakso mas brewok sampai habis tanpa sisa.

Selesai menghabiskan bakso, saya minum teh botol pesanan saya, sehingga tenggorokan saya terasa segar dan dingin. Setelah itu saya segera berdiri dengan membereskan tas dan jaket saya, kemudian menuju ke kasir untuk membayar. Kebetulan karena kasir sedang tidak ada ditempat, akhirnya saya membayar ke mas brewok sendiri yang nama aslinya saya tidak tahu. Saat itu dia sedang sibuk menyiapkan sekitar sepuluh plastik pesanan bakso untuk dibungkus. Diapun melayani saya dan saya bilang kalau saya pesan bakso besar satu mangkok dan sebotol frestea. Dia menjawab kalau harganya Rp. 18.000. harga yang standar untuk semangkuk bakso yang enak dan menyegarkan. Lalu setelah membayar, saya menuju motor dan menyempatkan memotret papan iklan untuk saya jadikan artikel ini.

Demikianlah pengalaman saya menikmati bakso mas brewok yang berada di wilayah kelurahan cipayung. Bagi anda yang penasaran ingin mencoba anda bisa datang langsung kesini yang alamatnya sudah saya jelaskan diatas. Dijamin setelah mencoba bakso mas brewok, anda akan ketagihan loh. Terima kasih sudah berkunjung ke blog saya yang sederhana ini, sampai bertemu lagi di artikel berikutnya yang lebih menarik.

7 Sebab Mengapa Anda Sering Merasa Lelah Setiap Saat

Halo sahabat sekalian, apa kabar kalian hari ini? Senang sekali kita bisa berjumpa lagi di blog saya yang sederhana ini. Di kesempatan kali ini saya akan berbagi artikel yang berjudul “7 Sebab Mengapa Anda Sering Merasa Lelah Setiap Saat”. Judul saya ambil karena banyak orang yang membutuhkan jawaban kenapa sering merasa lelah setiap saat. Oleh sebab itu mari kita langsung pada pembahasan berikut ini. 


Rasa lelah merupakan hal umum yang biasa menghinggapi setiap orang bila selesai melakukan aktivitas yang menguras tenaga dan otak. Namun, kadangkala rasa lelah juga bisa menghinggapi seseorang yang justru tidak melakukan apapun satu hari penuh. Kira-kira apakah penyebabnya? Mari kita lihat jawabannya pada pembahasan berikut ini seperti yang sudah pernah dilansir oleh Women’s Health Magazine pada hari Sabtu tanggal 18 Februari 2017 lalu.

Baca Juga :
6 Kebiasaan ini Bisa Buat Anda Cepat Pikun Lebih Awal
4 Manfaat Makan Malam Sebelum Jam 7 Malam 

1. Anda Bangun Kurang Pagi

Alarm yang anda nyalakan setiap menitpun bukanlah suatu strategi yang paling tepat untuk membangunkan anda secara penuh pada pagi hari. Cara yang paling baik dalam pemakaian alarm yaitu dengan menentukan waktu dalam satu waktu saja. Dan dengan cara tersebut anda harus benar-benar berkomitmen untuk bisa bangun di pagi hari. Sebuah penelitian yang dilakukan di Harvad pada tahun 2008 lalu menunjukkan adanya fakta bahwa orang yang terbiasa bangun pada pagi hari dia juga terbiasa mengatur waktu tidurnya sehingga orang tersebut bisa lebih aktif pada keesokan harinya dari pagi sampai siang hari. Hal tersebut tentunya akan berpengaruh pada performa kerja dan mendongkrak kesuksesan mereka sehingga masa depan bisa terjamin. Orang yang terbiasa bangun lebih siang, energinya tidak akan penuh sehingga dia kerap kali cepat lelah bisa melakukan aktivitas di pagi dan siang hari.

2. Anda Sedang Dikelilingi Oleh Atmosfer Yang Negatif

Bila anda mempunyai teman kerja yang setiap harinya selalu mengeluh dan menceritakan masalah-masalahnya kepada anda, maka hal ini bisa menyebabkan anda jauh dari inspirasi. Dan lambat laun jika ini terus menimpa anda, maka saat sampai dirumah anda akan cepat lelah setiap harinya. Informasi-informasi yang bersifat negatif, bila masuk ke dalam otak anda, maka anda akan cepat mengalami stres dan cenderung cepat lelah.

3. Anda Mungkin Kekurangan Magnesium

Orang yang kekurangan zat magnesium biasanya diasosiasikan dengan perasaan yang terlalu lelah. Akan lebih baik kalau anda mulai rajin untuk mengkonsumsi kacang-kacangan, sayur-sayuran yang hijau, dan buah alpukat. Ketiga jenis makanan tersebut bisa membantu anda menyimpang energi yang lebih banyak sehingga bisa menunjang aktivitas anda setiap hari.

4. Anda Benci Pada Pekerjaan Anda

Salah satu faktor yang ikut menentukan adalah suka atau tidak sukanya anda pada pekerjaan. Sehingga bila anda merasakan ketidaknyaman pada pada pekerjaan, tentu hal ini bisa jadi pemicu kenapa anda senantiasa merasa lelah sepulang kerja. Supaya anda tidak merasa lelah secara berkepanjangan, maka disarankan untuk anda supaya memikirkan kembali apakah anda akan terus bekerja di tempat tersebut atau apakah anda harus pindah kerja agar anda bisa menemukan pekerjaan yang sesuai dengan mood dan keinginan anda.

5. Anda Jarang Berolahraga

Setiap tubuh manusia mempunyai hak untuk sehat. Salah satu yang akan membuat tubuh anda sehat tentu saja dengan berolahraga. Jika anda tidak bisa meluangkan waktu untuk berolahraga, tentunya tubuh anda bisa menjadi cepat lelah dan tidak fit. Orang yang berolahraga maka akan membuat tubuh kurang bersemangat setiap harinya. Bahkan walaupun dia orang yang bisa tidur dengan cukup dan berkualitas, namun jika jarang berolahraga maka rasa lelah akan sering timbul bila anda bekerja terlalu berat.

6. Anda Jarang Terkena Sinar Matahari

Hal ini semua sangat berhubungan dengan ritme sirkadian anda. Ada sebuah artikel yang bertajuk Environmental Health Perspectives yang ditulis oleh Nathaniel Mead, saat seseorang terkena sinar matahari, maka nocturnal melatoninnya akan lebih cepat diproduksi, dan hal ini berdampak ketika malam harinya memperoleh waktu tidur yang lebih baik dibandingkan dengan orang yang jarang sekali terkena sinar matahari. Saat anda memperoleh waktu tidur yang lebih baik, maka anda memperoleh kepastian akan senantiasa fit dan tidak mudah lelah setiap saat.

7. Anda Sering Mengkonsumsi Makanan Proses

Bila anda terlalu sering mengkonsumsi makanan yang diproses, maka hal ini juga jadi sebab utama mengapa anda cepat merasakan kelelahan setiap waktu. Kandungan yang bermacam-macam yang terdapat di dalam makanan yang diproses umumnya tidak sehat. Dan hal ini tentu akan mengganggu proses pencernaan di tubuh anda dan tentunya bisa berpengaruh pada stamina anda. Pasalnya, makanan yang diproses itu biasanya tidak memberi energi yang cukup pada tubuh anda. Sehingga tidak heran bila orang yang suka mengkonsumsi makanan seperti ini, dia sering merasa lelah dan cepat capek.

Demikianlah artikel singkat dari saya tentang “7 Sebab Mengapa Anda Sering Merasa Lelah Setiap Saat”. Semoga tulisan ini bisa bermanfaat bagi kita semua dan bisa jadi solusi untuk memecahkan masalah yang terkait dengan judul diatas. Saya mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada sahabat sekalian, karena sudi untuk meluangkan waktunya untuk berkunjung ke blog sederhana saya ini. Sampai jumpa lagi di pembahasan-pembahasan selanjutnya yang tentu lebih menarik lagi.

Kategori

Kategori