10 Kesalahan Pria Dalam Hal Penampilan

Penampilan sangatlah penting bagi pria modern. Akan tetapi, banyak dari kaum pria cenderung acuh tak acuh. Mereka merasa penampilannya telah sesuai, padahal sebaliknya.Pada akhirnya, rasa minder akan muncul saat menyadari penampilannya ketinggalan zaman atau tidak pas. Nah, berikut ini ada 10 kesalahan pria dalam hal penampilan dan cara-cara untuk mengatasinya.

 Image by : pixabay.com

1. Jarang Mengganti Model Celana Jeans

Kesalahan ini sangat sering dilakukan oleh kaum pria. Mereka menganggap bahwa model jeans yang dibeli dan dipakai selama ini merupakan celana yang paling cocok, padahal sebenarnya tidak. Anda disarankan untuk lebih berani untuk mencoba sesuatu yang lebih baru.  Tidak ada salahnya untuk membawa beberapa model dan merk jeans ke ruangan ganti untuk dilihat-lihat manakah yang paling cocok dan sesuai.

2. Menyimpan Busana-Busana Lama

Memang tidak ada salahnya menyimpan busana kesayangan, baik itu berupa kaos, celana maupun jaket. Yang jadi masalah adalah banyak pria yang menyimpan busana kesayangannya dalam jumlah yang banyak sehingga menumpuk dan tidak memiliki busana yang baru. Perlu anda ingat, tidak ada salahnya anda melepaskan busana kesayangan anda. Anda bisa coba pergi butik untuk mencari sesuatu yang baru dan dapat menjadikan anda tampak segar.

3. Baju Dengan Model Yang Sama

Kesalahan lain adalah mempunyai baju seperti kemeja dengan model yang sama. Para pria sangat senang membeli baju yang modelnya serupa hanya untuk mengganti disaat baju yang satu sedang dicuci ataupun kotor. Mulai dari sekarang anda harus mencoba sesuatu yang baru. Tentu saja dalam hal ini carilah model baju yang belum perna anda pakai.

4. Belilah Dengan Menyesuaikan Kebutuhan Anda

Pria seringkali membeli pakaian tanpa membuat pertimbangan. Misalkan anda tertarik dengan harga kemeja yang sedang di diskon sebesar 50 persen. Namun apakah kemeja tersebut cocok buat anda? Bisa saja tidak cocok bukan? Bahkan pakaian yang anda beli kurang serasi dengan busana yang lain yang sudah anda punya. Seorang kreatif direktur dari Topman bernama Gordon Richardson, memberikan saran, di dalam memilih busana seharusnya pria mempunyai pikiran ‘apakah saya bisa memakai ini?’. Sehingga di saat berbelanja busana, bisa digunakan dan tidak berakhir jadi koleksi tumpukan di lemari.

5. Model Rambut Yang Selalu Sama

Sudah bukan rahasia umum apabila kaum pria tidak pernah mau berlama-lamaan di tempat cukur. Kenapa demikian? Karena mereka tidak mau repot dalam membuat model rambut yang baru. Bahkan, model rambut yang mereka pilih bisa jadi telah mereka terapkan semenjak mereka sekolah. Kalau anda merasakan demikian, sekarang waktunya untuk anda mencoba mengganti potongan rambut dengan gaya dan model yang baru.  Seorang Direktur Ruffians Denis Robinson mengemukakan bahwa tidak masalah bagi pria untuk mencoba pomade atau wax agar rambut anda bisa terlihat lebih mengkilap.

6. Memperhatankan Busana-Busana Lama

Tidak masalah kalau memakai model dan busana yang lama. Akan tetapi, anda juga perlu mengingat busana yang anda beli lima tahun yang lalu, dan itu belum tentu muat untuk saat ini. Anda dapat menjadi lebih besar atau lebih kecil. Oleh sebab itu, anda perlu mencoba mencari busana yang baru. Anda bisa ke toko busana ataupun penjahit kalau ingin sesuatu yang langka.

7. Semua Orang Sudah Tahu Busana Anda

Hari ini anda menggunakan kaus hitam, celana jeans biru dan sepatu warna hitam. Besoknya juga menggunakan hal yang serupa. Apakah anda orangnya? Jika iya, maka anda perlu berfikir dua kali. Banyak orang yang sudah tahu busana anda. Bahkan tidak jarang ada yang menggunakan busana yang serupa untuk hari berikutnya. Anda bisa mencari-cari gaya dan varian yang baru. Lihatlah beberapa media sosial misalkan instagram yang yang menunjukkan foto-foto busana yang baru. Maka tidak salah untuk dicoba.

8. Warna Monokrom Membosankan

Jujurlah, anda tidak berani memilih warna yang lain selain warna putih dan hitam. Kedua warna ini selalu mengalihkan pandangan anda dari warna lainnya di saat anda datang ke toko busana. Kalau demikian, anda harus beralih. Cobalah untuk memakai warna yang baru untuk busana anda.

9. Tidak Pernah Mengganti Parfum

Kebiasaan yang lain dari seorang pria adalah tak pernah menggonta ganti aroma wewangiannya atau parfumnya. Saat anda sudah merasa nyaman di satu aroma, maka anda malas untuk berpaling. Padahal aroma itu telah digunakan bertahun-tahun lamanya. Tapi tidak ada salahnya kalau anda coba sesuatu yang baru, tapi masih dekat dengan aroma sebelumnya. ‘’Di saat anda ingin mengganti wewangian, anda jangan mencari sesuatu yang sama sekali beda. Usahakan masih menempel dengan mereka yang sama dan minimal mendekati ke aroma berikutnya,’’ ujar pakar pembuat parfu, Roja Dove.

10. Celana Pendek Yang Masih Sama

Liburan adalah waktu yang tepat untuk bersantai dan berjalan-jalan di tepi pantai. akan tetapi, anda juga harus memperhatikan busana saat berlibur. Perlu bagi anda untuk berfikir dua kali kalau memakai busana, terutama celana pendek saat berlibur. Tentunya anda tidak mau terlihat membosankan di media sosial sebab menggunakan celana pendek yang masih sama tiap akhir pekan, bukan?


Sumber : Kompas.Com

7 Mitos Tentang Makanan Ini Sebaiknya Anda Abaikan

Begitu banyaknya informasi mengenai hidup sehat ternyata menjadikan ornag makin banyak yang tergerak untuk mengikuti gaya hidup ini. Banyak orang yang menimbang-nimbang soal makanan apa yang baik dan buruk untuk tubuh mereka sebelum membeli dan menyantapnya. Akan tetapi, karena industri makanan juga membutuhkan pemasukan, maka banyak produk-produk yang dikemas dan diklaim sebagai produk yang sehat. Para produsen berlomba-lomba melabeli produk mereka supaya terlihat lebih sehat dibandingkan dengan produk lainnya. Tentunya tidak seluruhnya harus kita percayai.

 Image by : pixabay.com

Nah, inilah beberapa mitos tentang makanan dan nutrisinya yang banyak beredar di masyarakat, tapi bisa kita abaikan.

1. Roti Gandung Tidak Mengakibatkan Gemuk

Tidak sedikit dari kita yang merasa telah melakukan program diet yang benar dengan cara mengganti asupan nasi ataupun roti tawar dengan roti gandum. Namun apakah anda memperolah hasil yang anda inginkan, atau lingkaran perut anda tetap saja segitu-gitu saja? Kenapa bisa demikian? Faktanya, roti yang berwarna kecoklatan ini, biarpun dibuat dari bahan biji gandum utuh ini, tapi di dalam proses pembuatannya adonan dicampur dengan tepung terigu putih dan dedak gandum. Tujuannya untuk memberi tekstur yang sedikit terlihat lebih lembut. Akibatnya, sama halnya dengan roti tawar putih, roti gandung ternyata juga lebih cepat dicerna dan mempunyai (indeks glikemik) IG yang cukup tinggi.

Baca Juga :
5 Mitos dan Fakta Menarik Seputar Pisang
7 Mitos Seputar Makeup

Yang menjadi masalah, sebab terlanjur banyak yang menganggap sebagai makanan yang sehat, maka kita seringkali mengonsumsinya dalam jumlah yang lebih banyak, bahkan ada yang menambahkan berbagai jenis selai yang mana selai tersebut mengandung banyak gula. Kalau itu yang terjadi, otomatis lingkar pinggang anda tak akan kunjung mengecil, tapi bisa-bisa malah bertambah lebar. Nah, kalau anda tidak mau menghilangkan roti dari daftar menu anda, ada pilihan pilihan cerdas yang lebih baik daripada roti gandum yaitu whole grain. Varian dari roti yang satu ini teksturnya memang lebih kasar dibandingkan dengan roti gandum dan roti ini lebih berserat.

Perbedaannya dengan roti gandum biasanya ada pada tambahan biji-bijian seperti biji rami, kedelai, ataupun biji bunga matahari. Roti whole grain mempunyai kandungan serat yang lebih tinggi empat kali lipat dibandingkan roti tawar putih. Roti ini juga mempunyai IG yang terbilang rendah sebab seratnya cenderung lebih lama untuk dicerna oleh tubuh kita. Makanan ini pada umumnya akan membantu anda untuk merasa kenyang lebih lama sebab proses pelepasan energinya jadi lebih lama.


2. Makan Sedikit Namun Sering, Bisa Membuat Anda Jadi Langsing

Banyak orang yang menganggap bahwa makan sedikit namun sering akan memicu metabolisme di dalam tubuh sehingga akan membuat kita tidak mudah gemuk. Gagasan ini rupanya mencontoh pada kebiasaan orang Asia yang makan dalam porsi yang kecil tapi lebih sering. Ternyata hal ini tidak sepenuhnya benar. Kalau pun metode ini terbukti keampuhannya, kenapa ngemil malah bisa mengakibatkan kegemukan? Padahal kan ngemil itu sama dengan makan dalam porsi yang kecil-kecil tapi sering.

Sebuah penelitian yang dimuat dalam US Journal of Nutrition telah menemukan bahwa makan sebanyak dua atau tiga kali dalam satu hari akan membakar kalori yang sama dengan mereka yang makan makanan sama tapi membagi porsinya agar dapat dimakan beberapa kali. Tapi kenapa orang-orang Asia yang lebih sering menyantap makanan tidak membuatnya gemuk? Kunci sebenarnya terletak pada makanan apa yang mereka santap.

3. Kopi Tidak Baik Bagi Kesehatan

Ya, kalau anda meminumnya dengan tambahan gula dan susu yang terlalu banyak. The Journal of Nutrition juga menyebutkan bahwasanya kopi hitam itu memberi lebih banyak anti oksidan terhadap tubuh bilan dibandingkan sayuran dan buah-buahan. Disamping itu secara statistik, para peminum kopi mengalami depresi yang lebih sedikit, jauh dari diabetes, bahkan akan berusia lebih panjang. Namun hal ini memiliki syarat-syarat, yaitu minum dalam jumlah yang wajar, dan jangan mencampurkannya dengan gula.

4. Setiap Kalori Itu Sama Saja

Di dalam menjalankan diet, kita sering diminta untuk membatasi asupan kalori yang masuk. Tapi ternyata 1000 kalori yang asalnya dari cake tidak sama dengan 1000 kalori yang berasal dari daging ikan. Ini artinya, jenis kalori yang kita makan ternyata ikut menentukan berhasiltidaknya diet kita.
Makanan dengan jenis berbeda mempunyai efek metabolisme yang berbeda juga, sehingga sekedar mengurangi kalori tidak akan efektif untuk menjaga kesehatan anda. Kalau kita mau mengurangi kalori, maka jangan mengampi dari protein, sebab jenis makanan ini dapat menahan rasa lapar serta meningkatkan metabolisme di dalam tubuh.

5. Makanan Yang Rendah Lemak Lebih Sehat

Ada beberapa alasan kenapa junk food itu rasanya lezat. Maka jawabannya adalah lemak. Tapi karena lemak seringkali dianggap sebagai sumber dari banyak penyakit, maka banyak para produsen makanan yang menyediakan versi rendah lemak (low fat) pada produk mereka, sehingga kita merasa bersalah saat menyantapnya. Tapi apakah anda tahu bahwa menghilangkan lemak sekaligus bisa menghilangkan rasa lezat? Untuk mengatasi hal ini, produsen makanan menambahkan rasa dri bahan-bahan lainnya termasuk juga pemanis buatan.

Nah, bahan-bahan ini bisa jadi jauh lebih buruk dampaknya bila dibandingkan dengan lemak yang telah dikurangi tersebut. Oleh karena itu, lemak sebetulnya tetap dapat dikonsumsi dalam jumlah tertentu dan berasal dari sumber yang sehat, seperti kacang-kacangan dan juga alpukat. Makanan ini lebih baik dibandingkan keripik rendah lemak dan anda tidak tahu apakah kandungan isinya.

6. Makan Buah-Buhahan Bisa Membantu Anda Jadi Langsing

Buah-buahan memang mengandung vitamin dan serat. Tapi buah-buahan juga mengandung kalori dan gula yang dapat menggagalkan rencana diet anda kalau dikonsumsi secara berlebih. Buah seperti pisang misalnya, mempunyai jumlah kalori yang sama dengan dua chocolate chips cookei, yaitu sekitar 100 kalori. Kalau anda ingin jadi langsing, alangkah baiknya anda mengonsumsi empat porsi buah setiap hari bersamaan dengan sumber protein seperti kacang-kacangan dan juga yogurt Yunani.

7. Daging Merah Tidak Baik Bagi Kesehatan

Mengenai hal ini, ada sebuah peneliti yang bersepakat bahwa daging merah itu lebih buruk daripada daging putih, tapi sebagian lainnya juga menyangkalnya. Oleh karena ini, sebenarnya ini merupakan wilayah abu-abu. Memang sih benar bahwa daging merah itu bisa meningkatkan resiko penyakit jantung sebab lemak jenuhnya tinggi. Tapi di sisi lain daging putih pun juga mengandung lemak jenuh. Satu porsi daging sapi sirloin mengandung lemak jenuh yang lebih sedikit dibandingkan paha ayam dengan kulit. Oleh karena itu jangan memakan daging ayam dengan kulitnya. Pilihlah daging sapi tanpa lemak supaya tidak ada kandungan lemak jenuh yang bertambah di dalam tubuh.




Sumber : Kompas.Com

4 Makanan Ini Mampu Mengatasi Masalah Pencernaan Anda

Kesehatan pencernaan merupaakn salah satu faktor yang sangat vital yang bisa mempengaruhi anda secara keseluruhan. Makan makanan berbumbu yang terlalu banyak terutama yang berbumbu tajam dan asam, makan dengan tidak teratur, kurang minum air putih dan kurang serat bisa membuat pencernaan anda jadi bermasalah. Sakit maag, perut kembung, konstipasi merupakan salah satu contoh yang paling sering dan umum dari penyakit pencernaan. Sehatkanlah pencernaan andan dan usirlah jauh masalah-masalah pencernaan dengan cara mengonsumsi empat makanan berikut ini.

 Image by : pixabay.com

1. Makanan Fermentasi

Makanan ataupun minuman yang pembuatnya menggunakan metode fermentasuli, adalah sumber alami probiotik yang bisa menguntungkan pencernaan, meningkatkan kekebalan pada tubuh dan bisa meningkatkan ketahanan terhadap infeksi. Di negara kita, contoh dari makanan fermentasi adalah tempe dan juga oncom. Kemudian ada pula di negara-negara lain seperti kimchi, sauerkraut dan juga miso. Kefir dan yogurt termasuk ke dalam sumber probiotik yang alami yang cukup diunggulkan.

Baca Juga :
Hidup Sudah Sehat, Tapi Kok Masih Gampang Sakit Ya?
6 Hal Ini Yang Jadi Sebab Kenapa Anda Merasa Lesu

2. Bakteri Baik

Disamping terdapat bakteri yang merugikan, di usus juga terdapat bakteri yang menguntungkan. Bakteri yang menguntungkan membutuhkan ‘’makanan’’ supaya dapat tetap hidup. Daun bawang, sawi putih, bawang, asparagus dan jenis-jenis sayuran lainnya yang mengandung serta yang disebut dengan inulin, merupakan sumber makanan yang disukai oleh bakteri baik. Serat inulin sangat berguna untuk bisa merangsan pertumbuhan dari bakteri yang menguntungkan dan juga membuat massa feses lebih solid sehingga bisa lebih mudah untuk dikeluarkan.

3. Serat

Seluruh jenis serat sangatlah penting untuk bisa menjaga usus agar tetap sehat dan juga kotoran mudah untuk bergerak ke arah saluran pembuangan, kata Cynthia Yoshida, seorang dokter spesialis gastroenterologis di Charlottesville, V., dan rekan penulis buku No More Digestive Problems: The Answer Every Woman Need. Kacang-kacangan, biji-bijian, sayuran dan buah-buahan merupakan sumber alami dari serat terbaik. Hindarilah sayuran seperti kecambah Brussel, kubis dan kol, untuk anda yang menderita perut kembung ataupun bergas karena sayur-sayuran ini juga mengandung gas yang bisa memperburuk situasi.

4. Minyak Kelapa

Walau kaya akan lemak jenuh, minyak kelapa merupakan pilihan yang sehat sebab sifatnya yang stabil pada suhu tinggi, sehingga ideal dipakau untuk memanggang. Kebanyakan lemak jenuh pada minyak kelapa merupakan jenis trigliserida rantai menengah (MCT), yang bisa diproses oleh tubuh dengan lebih efisien, tanpah harus menempatkan tekanan pada kandung empedu. Salah satu asam lemak di dalam minyak kelapa yakni asam laura, juga bisa membantu untuk melawan bakteri jahat di pencernaan dan menjaga usus tetap sehat.

Kategori

Kategori